View Full Version
Sabtu, 26 Oct 2019

Koreksi Pernyataan Mahfud MD, Diky Chandra: Ada Baiknya Tidak Bawa-bawa Nama Masjid dan Islam

JAKARTA (voa-islam.com)--Menko Polhukam Mahfud Md meminta masjid-masjid milik Pemerintah dikelola dengan baik dan menyiarkan pesan-pesan damai. Mahfud tak ingin masjid menjadi sarana untuk menyiarkan ceramah-ceramah adu domba dan permusuhan.

"Pesan saya ke masjid, agar masjid-masjid Pemerintah itu dikelola secara baik sebagai pembawa pesan agama. Apa pesan agama paling pokok? Membangun kedamaian di hati, membangun persaudaraan sesama umat manusia," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019) seperti dikutip Detik.com.

Pernyataan Mahfud ini mendapat tanggapan dari mantan Wakil Bupati Garut Diky Chandra Negara. Pada akun Twitter, Jumat (25/10/2019), Diky mengkoreksi pernyataan Mahfud tersebut.

“Sekadar mengkoreksi, ceramah, omongan serta prilaku adu domba bisa terjadi di mana saja pak Mahfud MD. Di tv, di pidato-pidato acara formal non formal, panggung senipun ada, vlog dan konten Youtube banyak,” tulis Diky.

Diky memberi saran agar Mahfud MD tak bawa-bawa masjid dalam pernyataan atau imbauannya itu. “Ada baiknya tidak lagi selalu bawa-bawa nama masjid dan Islam dalam himbauan seperti ini,” tegas Diky.* [Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version