View Full Version
Sabtu, 02 Nov 2019

Hidayat Nur Wahid: Belanda Sebut yang Melawan Penjajah sebagai Radikal

JAKARTA (voa-islam.com)—Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa pada sebutan radikal sudah berlaku sejak masa penjajahan Belanda. Hal ini diungkapkan Hidayat pada akun twitternya, Sabtu (2/11/2019).

“Kolonialis Belanda selalu sebut yang melawan penjajah sebagai kelompok radikal,” ujar Hidayat.

Pada cuitannya ini, Hidayat menyertakan tautan artikel Republika Online edisi 18 Oktober 2017 berjudul “Belanda Selalu Sebut yang Melawan Penjajah Kelompok Radikal”. Tulisan ini ditulis sejarawan Alwi Shahab.

Kemudian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai pemerintah tak habis-habisnya terus berpolemik. Polemik radikalisme belum selesai, Presiden Jokowi mengusulkan kata radikal diganti dengan manipulator agama.

“Nah belum selesai polemik tentang radikalisme, bisa dibayangkan repotnya para menteri untuk menjelaskan tanpa manipulasi, definisi dari “manipulator agama” sebagai pengganti “radikal”,” jelas Hidayat.* [Syaf/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version