View Full Version
Selasa, 11 May 2021

Legislator: Pemerintah Harus Tegas dan Konsisten Tolak Kedatangan WNA ke Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com)--Saat ini kita dikejutkan dengan kedatangan WNA asal Cina ke Indonesia, yang terjadi disaat rakyat Indonesia dilarang mudik ke kampung halamannya.

Kedatangan 85 WNA asal Cina yang dengan gampangnya masuk ke Indonesia. Jelas ini mengganggu rasa keadilan bagi kita.

“Apapun alasan yang melatarbelakangi WNA tersebut, jelas kita sulit untuk memaklumi. Apalagi kebijakan pelarangan mudik dan masuknya WNA ke Indonesia, untuk antisipasi penyebaran Virus Covid-19. Apa istimewanya WNA asal Cina tersebut, dibandingkan WNA dari negara lain?” Demikian yang diucapkan Anggota Komisi VI DPR RI dari PKS, Mahfudz Abdurrahman di Jakarta.

Kita tidak habis fikir, imbuhnya, dengan kebijakan pemerintah, disaat negara-negara lain menutup masuknya warga asing ke negara mereka, kita malah kedatangan 85 WNA asal Cina.

“Sedihnya ternyata 2 orang dari rombongan tersebut diketahui Positif Covid-19, walau mereka semua sudah membawa hasil test PCR dari negara mereka, yang menyatakan negatif, ternyata saat di swab di Indonesia, ada yang positif. ini jelas-jelas memprihatikan,” tegas Mahfudz.

Kita juga, terangnya, tentu masih ingat dengan apa yang dialami atlet bulu tangkis Indonesia, pada saat akan mengikuti turnamen All England, gara-gara ada penumpang di pesawat mereka yang positif Covid-19, mereka dipaksa mundur dari Turnamen bergengsi tersebut.

“Peristiwa yang sangat menyakitkan seluruh warga negara Indonesia“ ungkap Mahfudz Abdurrahman.

Selanjutnya Mahfudz Abdurrahman menyampaikan sebelumnya bangsa Indonesia dihebohkan dengan kedatangan WNA asal India, dan pemerintah tegas menolak kedatangan dan mengembalikan mereka ke negara keberangkatan.

“Kita angkat jempol atas ketegasan itu. tapi sekarang datang lagi WNA dari negara berbeda, dari Cina dan diterima dengan gampangnya. Alasan lengkapnya dokumen mereka, harusnya tidak bisa jadi alasan untuk mempermudah, saat ini tidak dalam kondisi normal. Kita sedang dalam kondisi krisis pandemi Covid-19 secara global,” terang Mahfudz.

Dalam hati, jelas Mahfudz, pihaknya juga bertanya seperti apa keahlian dan keterampilan WNA asal Cina tersebut, apakah tidak ada anak negeri yang mampu? Sehingga harus jauh-jauh didatangkan dari Cina.

“Saya berharap pihak terkait dapat menjelaskan kenapa harus mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina. Ada anomali yang terjadi dan terus berulang,” Keluh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kota Depok dan Kota Bekasi ini.

Kesimpulan yang bisa diambil, katanya, setidaknya ada dua hal yang mengganggu rasa keadilan kita.

“Pertama masuknya WNA pada saat warga kita di larang mudik dan yang kedua, masuknya Tenaga Kerja Asing pada saat kita dihadapkan dengan meningkatkan PHK. apapun alasan yang disampaikan, tetap saja rasa keadilan kita tergores. Turis asing kita larang masuk, yang jelas-jelas memberikan devisa yang besar bagi perekonomian dalam negeri, malah TKA yang diperbolehkan,” keluh Mahfudz.

Mahfudz berharap agar peristiwa kemarin adalah yang terakhir dan tidak terjadi lagi, kita tidak ingin lagi mendengar informasi kedatangan WNA pada masa terlarang karena suasana pandemi.

“Pemerintah harus bisa memahami suasana kebatinan rakyat, disaat rakyat diminta bersabar dengan keadaan dan kebijakan dari pemerintah, pemerintah harus mampu memberikan contoh dalam ketegasan dan konsistensi pada implementasi kebijakan”, tutup Mahfudz Abdurrahman.* [Ril/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version