View Full Version
Rabu, 23 Mar 2016

Dakwah Kreatif Berbalut Nobar Film Hanya Kerudung Sampah Ala Relawan RZ Jakarta Timur

JAKARTA (voa-islam.com) - Seiring perkembangan zaman, fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), pergaulan bebas, dan obat-obatan terlarang semakin merebak dikalangan masyarakat khususnya para remaja saat ini.

Untuk membendung fenomena tersebut, berbeda dengan media dakwah pada umumnya, muatan dakwah kreatif disisipkan secara menarik oleh Relawan Rumah Zakat (RZ) melalui nonton bareng (nobar) dan bedah film Hanya Kerudung Sampah (HKS) di Aula Rabbani Jl. Pemuda No.1, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, (09/03).

“Dalam rangka program dakwah kreatif, Relawan RZ Jakarta timur menyelenggarakan nobar dan bedah film HKS dengan sasaran audiens siswa SMA dan mahasiswa. Sebanyak 150 pelajar mengikuti nobar HKS ini.  Kegiatan tersebut sekaligus untuk membentuk gen cerdas dikalangan para pelajar muslim. Tak hanya itu saja, kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang untuk mempertebal keimanan kepada sang Khalik serta mengajak sesama muslim untuk lebih memaknai nilai-nilai islam sehingga menjadi manusia yang lebih baik untuk kedepannya dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama bukan menjadi manusia sampah”, tutur Koordinator Relawan RZ Jakarta Timur, Purnomo.

Film besutan Humar Hadi ini mengisahkan perjalanan hijrah tiga sahabat  yang merindukan Tuhannya. Dibintangi R.N. Azizah M. sebagai  Salma seorang mahasiswi muslimah yang memegang teguh ideologinya, Bismo Satrio sebagai Pingkan seorang waria yang menjadi penjaja seks komersial demi membiayai kehidupan keluarga di kampungnya, Abie Jie Assegaff sebagai Rio seorang mantan pecandu narkoba, dan Mikoya Noferdi sebagai Bayu seorang pecinta sesama jenis. 

Melalui film ini, masyarakat diajak untuk lebih memaknai simbol-simbol agama yang digunakan sesuai dengan essensinya khusunya bagi para wanita untuk lebih menghargai dan memaknai jilbab yang dikenakannya sesuai dengan cerminan nilai-nilai islami yang terkandung di dalamnya.

Turut hadir dalam acara ini Nurleni Hidayanti selaku Founder Hijrah Community, Suwandi Basyir selaku Produser Film HKS dari Beda Sinema Pictures, dan Ade Zuniarsah selaku CEO Markaz Inspirasi.  

Meskipun film ini berkisah tentang pergolakan batin seorang waria yang cenderung identik dengan pergaulan bebas, penjaja seks komersial dan pengidap HIV. Muatan dari film tersebut bukanlah pembenaran akan profesi waria melainkan pesan yang tersirat dari film HKS semata-mata menempatkan setiap orang pada fitrah-Nya. [syahid/resky/fitri/voa-islam.com] 


latestnews

View Full Version