View Full Version
Rabu, 06 Jan 2010

Raih Cita-cita dengan 'Man Jadda Wajada'

“Man Jadda Wajada.” Eits…ini bukan rapalan sihir ataupun rumus mantra pengasihan. Kalimat berbahasa Arab ini artinya kurang lebih adalah, siapa yang bersungguh-sungguh maka dia pasti berhasil. Siapa pun yang menerapkan rumus tersebut, bisa dipastikan akan mencapai tujuannya dengan gemilang. Siapa pun di sini bisa saja orang kafir atau bahkan orang yang beriman. Rumus ini tidak pandang bulu dan tidak hanya diperuntukkan bagi orang mukmin saja.

Rumus Man Jadda Wajada ini selaras dengan Maha Pengasih-nya Allah yang memberi rezeki kepada semua makhluk tidak peduli ia kafir atau beriman. Ambil sebagai contoh Bill Gates. Meskipun kafir, tapi ia bersungguh-sungguh di bidang computer sehingga jadilah ia orang yang kaya raya dari bisnis computer sebagai penemu Microsoft. Lalu ada juga Hugh Hefner pendiri majalah porno Playboy, Madonna yang artis seronok, JK Rowling si pengarang Harry Potter, Oprah Winfrey si pembawa acara terkenal dan masih banyak lagi yang lainnya sukses karena mereka bersungguh-sungguh di bidangnya.

Itu sebagian nama dari orang sukses di luar negeri. Dari dalam negeri mulai dari Inul dengan goyang ngebornya, Trio Macan yang erotis, Tukul Arwana, hingga Ustadz Yusuf Mansur dengan konsep sodaqohnya, Jefrey Al-Bukhori, Aa’ Gym, dll adalah sedikit nama yang telah mendulang keberhasilan di dunianya masing-masing.

Ya, memang tidak semua keberhasilan mereka patut ditiru. Sebagian mereka hanya mengejar keberhasilan di dunia tapi menginjak-injak moral.

..orang kafir saja bisa mendulang sukses bila dia berusaha sungguh-sungguh, apalagi kita sebagai orang yang beriman, tentunya harus lebih baik lagi

See, ternyata semua bisa sukses tanpa memandang apakah itu aktivitas haram semisal goyang ngebor dan mendirikan majalah porno, ataukah aktivitas kebaikan semisal menjadi dai tersohor. Di sini berlaku hukum alam atau sunnatullah bahwa siapa pun yang berusaha maksimal maka ia akan menuai hasilnya. Halal dan haram itu tergantung pilihan manusianya. Pilihan ini mengandung resiko masing-masing yang itu semua ada pertanggungjawabannya di hadapan Allah kelak.

Nah, orang kafir saja bisa mendulang sukses bila dia berusaha sungguh-sungguh, apalagi kita sebagai orang yang beriman, tentunya harus lebih baik lagi donk. Usaha yang kita lakukan bukan melulu usaha yang mengejar kesuksesan dunia saja sebagaimana orang kafir itu. Usaha orang yang beriman itu orientasinya melesat hingga jauh ke depan yaitu sebagai bekal di akhirat kelak. Jadi ikhtiar atau usahanya harus jauh lebih maksimal daripada orang-orang kafir itu. Tambahan lagi, bidang yang digeluti oleh orang-orang beriman sudah pasti bidang yang halal bukan bidang maksiat sebagaimana yang dilakukan Om Hugh Hafner, Madonna, dan si Inul.

Most of all alias di atas itu semua, kita sebagai orang yang beriman punya Allah yang Mahamemiliki seluruh langit dan bumi. Allah itu Mahakaya jadi jangan pernah takut miskin dan gagal. Jangan pernah takut mencoba karena backing kita adalah Yang Mahasegalanya.

Kamu yang ingin jadi ilmuwan bertakwa selevel Ibnu Sina yang ahli kedokteran plus juga hafizh Qur’an, atau kamu yang ingin jadi pengusaha muslim sukses, ingin jadi penulis hebat nyaingin JK Rowling, jadi ahli computer melebihi Bill Gates, semua itu pasti bisa kamu capai, insya Allah. Intinya bersungguh-sungguhlah kamu mulai sekarang, detik ini untuk meraih semua cita-citamu yang mulia itu. Dengan izin Allah, tak ada yang tak mungkin dalam kehidupan kaum mukminin itu. So, berjuang mulai sekarang ya. Yihaa….bismillah, dengan kekuatan usaha dan doa, Man Jadda Wajada pasti bisa terwujud. Selamat meraih cita-citamu yah ^_^

[riafariana/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version