View Full Version
Selasa, 24 Oct 2017

Narkoba (Lagi); Bagaimana Pandangan Islam?

Oleh: Nur Afifah (Mahasiswa STI Syariah SBI Surabaya)

Kehidupan masyarakat saat ini sungguh membuat kita miris bahkan semiris-mirisnya. Semakin banyak kejahatan yang dilakukan sampai datanya menunjukkan angka yang sangat tinggi. Sasaran para pengedar narkoba ini bukan hanya masyarakat bawah saja, justru masyarakat elit entah usia dewasa maupun remaja adalah sasaran empuk para pengedar narkoba.

Banyak cara yang dilakukan oleh penjahat ini, penjahat yang merusak generasi cemerlang mennjadi generasi bangsa yang tak bermoral.  Contoh kasus yang terjadi di kota Bima pada Sabtu, 21 oktober 2017 terdapat Bandar narkoba coba kelabuhi polisi, sembunyikan sabu di kandang ayam (dilansir dari tribunjatim.com ).

Para pengamat generasi akan merasakan bahwa kondisi masyarakat saat ini keadaannya sangat merosot dan semakin terpuruk. Sesungguhnya apa yang terjadi? Mengapa narkoba yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh masyarakat ini justru semakin merebak dan menjamur di tengah-tengah masyarakat?

Untuk menjadikan generasi tetap berpegang teguh terhadap keamanan diri, maka para orang tua melakukan berbagai upaya agar anak-anak, keluarga, saudara hingga tetangga terhidar dari tangan-tangan kotor yang berniat memang untuk merusak generasi. Namun disisi lain sekalipun upaya yang telah dilakukan sudah maksimal tetap saja ada yang terkena virus jahat itu. Sehingga pengamat mencari jalan penyelesaian problematika ini  dengan mencari akar masalah.

Sebagai seorang muslim pasti mencari solusi tuntas terhadap problematika kehidupan adalah kembali kepada Islam. Islam adalah agama yang paripurna sangat detile terhadap suatu permasalahan termasuk solusi dalam menuntaskan masalah tersebut.

Akar masalah dari problematika kehidupan masyarakat saat ini terletak pada sistem kehidupan yang berlaku, yang tidak menyelesaikan persoalan masyarakat. Dengan tawaran penerapan sistem Islam dalam seluruh sistem kehidupan yang berasal dari Dzat yang maha sempurna, problem-problem rumit masyarakat akan terselesaikan dan membawa masyarakat pada kehidupan yang makmur, bahagia dan mulia.

Islam memberikan jaminannya terhadap individu termasuk sandang – pangan – dan papan, dan memberikan kebutuhan kolektif masyarakat termasuk pendidikan, kesehatan dan kemanan. Sehingga ketika Islam diterapkan secara kaffah, maka hal sepele seperti pengedar narkoba akan jauh bahkan tidak muncul pada kehidupan masyarakat Islam. Karena aturan yang tegas dan kebutuhan yang memang sudah dijamin penuh oleh Negara. Dan ketika terdapat seseorang yang melanggar aturan di suatu Negara itu maka sanksi Islam akan bertindak. Fungsi dari sanksi Islam tak lain adalah untuk Menebus dosa dan sebagai penjera.

Islam menjadikan setiap individu untuk bertakwa kepada yang Maha kuasa dan Maha pengatur kehidupan. Menjadikan manusia yang bervisi akhirat, sehingga manusia dalam dunia Islam akan muncul ke-waro’annya (kehati-hatian).

Masyarakat Islam adalah kumpulan individu yang memiliki suatu pemikiran, perasaan dan aturan yang sama. Ketika masyarakat Islam ini muncul di kehidupan, niscaya kebangkitan dan kesejahteraan Islam akan terwujud. [syahid/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version