View Full Version
Kamis, 27 May 2010

Kisah Aneh Bin Nyleneh Dibalik Berdirinya Facebook

SAN FRANSISCO (Berita SuaraMedia) - Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg disebut sebagai seorang visioner sebelum waktunya. CEO berusia mahasiswa itu memiliki sifat nyeleneh, pemberontak dan tidak sopan layaknya anak muda umumnya yang beranjak dewasa.

Pengarang “The Facebook Effect: The Inside Story of The Company That is Connecting the World” David Kirkpatrick mengungkapkan hal yang tidak disangka-sangka, dari pemberontak aneh yang menciptakan media besar bernilai multimiliar dolar AS itu.

Mark Zuckerberg merakit sebuah program software internet yang diberi nama course match di pekan pertama tahun kedua di Harvard University . Program ini untuk membantu siswa mengambil kelas berdasarkan siapa saja yang mengambil mata kuliah tersebut.

Misalnya, jika ada gadis cantik yang disukai berada di mata kuliah Topologi, mahasiswa dapat mencari kelas Differential Geometry di semester selanjutnya untuk melihat apakah gadis tersebut mengambil kelas itu. Akibatnya ratusan mahasiswa tertarik menggunakan program tersebut.

Rancangan selanjutnya ialah Facemash. Tujuannya adalah mencari tahu siapa yang “terpanas” di kampus. Dia mengundang pengguna untuk membandingkan dua wajah yang berbeda jenis kelamin dan meminta untuk memilih siapa yang palinghot.

Zuckerberg menciptakan ‘kesibukan’ ini akibat kecewa terhadap seorang gadis. “. Saya butuh untuk memikirkan hal lain untuk menjauhkan pikiran saya dari perempuan ini,” tulis Zuckerberg. “Saya seorang pemabuk kecil yang tidak akan berbohong,” tambahnya.

Saat ia meluncurkan Facebook pada Februari berikutnya, dengan nama awal thefacebook.com situs itu dengan cepat menggoda banyak orang. Di akhir sekolah, Zuckerberg dan kelompoknya memindahkan operasi awal mereka ke sebuah rumah sewa dengan 4 kamar tidur di Palo Alto , California yang kemudian jadi rumah dan kantor.

Zuckerberg tidur paling telat dibandingkan yang lain. CEO Facebook ini seringkali bekerja di ruang makan yang penuh dengan peralatan. Dia memiliki pakaian khas untuk ke ‘kantor’ celana piyama dan kaus.

Saat ada masalah dengan kode software, dia jadi seorang pemberi tugas. Jika seseorang ada yang lapar dan ingin pergi untuk mencari makanan cepat saji, ia melarang. “Mark akan mengetuk meja dan berkata “Tidak! Kita semua terkunci! Tidak akan ada seorang pun meninggalkan meja hingga semua ini terselesaikan.”

Zuckerberg bertekad untuk menjalankan kapal Facebook dan begitu berbahagia menjadi seorang kapten. Tidak jarang, ia berprilaku seperti seorang kapten di sebuah kapal pembajakan. Seringkali ia mengambil kertas dan mengayunkannya di udara.

“Baiklah, kita harus membicarakan hal ini,” ucapnya dengan tangan di belakang dan melompat ke depan dengan kertas tersebut. Bahkan ada sebuah pedang yang begitu tidak nyaman berada di depan muka orang lain.

Rumah di 819 Jennifer Way itu sama seperti sebuah asrama. Beberapa orang pria maupun wanita, akan menginap beberapa hari dan hanya berkeliaran di tempat tersebut. Stanford University hanya berjarak beberapa mil sehingga mereka cukup sering mengumumkan pesta menggunakan fitur Facebook yang memungkinkan untuk mengundang beberapa pelajar.

Zuckerberg sangat menyukai pelajaran klasik dan seringkali menggunakan kata-kata tertentu saat berbincang. Misalnya “Now you know who you’re fighting” seperti kata favoritnya di film “ Troy ” yang ia tonton saat ulang tahun ke-20.

Pria muda yang harus memulai kehidupan sebagai seorang profesional bisnis dengan cepat itu, sebenarnya memiliki reputasi ‘tukang ribut’dan telah menyebar di lingkungannya.

Petualangan mahasiswa tingkat dua ini telah berakhir pada akhir 2006 saat perusahaan telah mulai mendapatkan miliaran dolar AS dan menjadikan mereka pengusaha utama. Untuk pesta liburan Desember, seluruh pegawai perusahaan, yang sekarang sebanyak 150 orang, mengambil liburan ke Great America Theme Park, Santa Clara.

Dari awal bus tersebut berjalan, mereka sudah mulai mengkonsumsi minum-minuman keras. Dan pada saat mereka sampai di lokasi, mereka benar-benar mabuk. Para pegawai Facebook merayakan tahun kesuksesan di taman itu. Saat pulang, para pegawai kebanyakan muntah dan perusahaan harus membayar beberapa ribu dolar AS untuk memperbaiki kerusakan.

Ini adalah gambaran masa lalu dari perjalanan pemberi nafas Facebook. Perusahaan itu saat ini telah memiliki lebih dari 200 juta pengguna aktif. Sebuah pencapaian besar yang dimulai dari sebuah ruang asrama. (ar/inl2) www.suaramedia.com


latestnews

View Full Version