View Full Version
Sabtu, 18 Jan 2014

Menjelang Berkuasanya Kembali Taliban Afghanistan

KABUL (voa-islam.com) - Sedikitnya  14 orang  tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri dan senjata  terhadap sebuah restoran yang menjadi tempat berkumpulnya  orang asing di Kabul, ibukota Afghanistan , kata para pejabat  keamanan, Jum’at, 17/1/2014.

Mereka yang tewas dalam serangan itu, , termasuk perwakilan IMF dari Lebanon dan pembalap Inggris,  di antara mereka yang tewas di kawasan elite Wazir Akbar Khan di Kabul . Daerah ini adalah komplek  sejumlah kedutaan asing,  dan seorang pejabat  PBB, menambahkan empat stafnya ikut tewas dalam serangan itu, ungkapnya.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap restoran mewah di daerah Wazir Akbar Khan. Restoran ini terkenal sebagai tempat berkumpulnya  warga negara asing , diplomat dan para pekerja bantuan internasional, dan  saat berlangsung serangan  restoran itu sangat ramai  dengan pengunjung, tambah  pejabat kepolisian di Kabul.

Seorang pelaku  bunuh diri meledakkan bom di luar pintu gerbang restoran yang dijaga ketat , kata Wakil Menteri Dalam Negeri Mohammad Ayoub Salangi . Dua pria bersenjata kemudian memasuki restoran dan mulai melakukan penembakan, “ tanpa pandang bulu membunuh” orang dalam yang ada dalam restoran itu.

Kementerian Luar Negeri Inggris ( FCO ) mengkonfirmasi bahwa seorang warga negara Inggris termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan  itu, dan pihak kementerian luar negeri Inggris memberikan bantuan konsuler kepada keluarga  korban, ungkap pejabat itu.

Managing Director IMF Christine Lagarde, mengatakan Wabel Abdallah - kepala perwakilan IMF di Afghanistan, ikut tewas dalam serangan itu. “ Ini adalah berita tragis , dan kami lembaga IMF  semuanya merasa ikut hancur , " kata Ms Lagarde dalam pernyataannya kepada Reuters .

Dibagian lain, Presiden Barack Obama  mendorong Presiden Afghanistan Hamid Karzai menandatangani kesepakatan yang akan memungkinkan sebagian  tentara AS tetap tinggal di Afghanistan, dan membantu tentara Afghanistan yang sangat rapuh. AS akan menarik pasukan keluar dari Afgahnistan tahun ini.

Namun, sangat meragukan kemampuan pasukan Afghanistan bertahan menghadapi Taliban, dan Presiden Hamid Karzai akan jatuh. Sepeninggal pasukan AS dan Sekutu, Afghanistan dan Kabul akan jatuh ke tangan Taliban. Pemerintahan Karzai yang sudah tidak efektif, dan banyaknya pasukan keamanan yang desersi dan penyusupan, terus melemahkan pasukan Afghanistan.

Jika Afghanistan dan Kabul jatuh ke tangan Taliban dan berkuasanya kembali Taliban atas Afghanistan, maka ini akan berdampak secara geopolitik di kawasan Asia Selatan. Kemenangan Taliban di Afghanistan mengalahkan pasukan AS dan Sekutu, dampaknya akan semakin memompa gerakan  jihad secara global. Afghanistan sudah mengalahkan dua raksasa, Uni Soviet dan Amerika. Inilah kemenangan jihad Afghanistan. 

Mullah omar mengatakan, bahwa Taliban sekarang kembali memegang kendali sebagian besar wilayah Afghanistan, dan Omar  yakin Taliban kembali berkuasa di Afghanistan setelah pasukan Barat pergi.

Kemenangan Taliban Afghanistan mempunyai arti sangat penting di tengah-tengah pergolakan politik di seluruh dunia Islam saat sekarang ini.Gerakan jihad secara global, akan semakin berkembang melawan semua kepentingan Barat yang masih bercokol di negeri-negeri Muslim. afg/wb. 


latestnews

View Full Version