View Full Version
Sabtu, 09 Jan 2010

Abdulmutallab Direkrut di London, Bukan di Yaman

Sana`a (voa-islam.com): Seorang pejabat senior Yaman, Kamis menjelaskan, bahwa Umar Faruq Abdumutallab, warga Nigeria yang dicurigai berupaya membom pesawat Amerika Serikat, direkrut untuk bekerja pada Al Qaida di ibu kota Inggris, London.

Dalam konferensi pers, Wakil Perdana Menteri untuk Bidang Pertahanan dan Keamanan, Rashad al-Alimi, mengatakan bahwa penyelidikan-penyelidikan yang sedang berlangsung mendapati, bahwa Abdulmutallab terlibat dalam jaringan Al Qaida saat kunjungannya ke London beberapa kali.

Upaya pemboman itu memicu ditinjaunya kembali daftar teroris AS, dengan menambahkan beberapa puluh orang yang dicurigai dalam daftar larangan terbang.

Mengutip para jaksa negeri Belanda, pejabat Yaman itu menjelaskan, bahwa Abdulmutallab mungkin mendapatkan alat peledak, yang disembunyikan di dalam pakaian dalamnya, di Nigeria sebelum dia tiba di bandara Schiphol, Amsterdam, di mana dia naik pesawat untuk tujuan Detroit.

Al Qaida di Semenanjung Arab (AQAP) mengaku bertanggungjawab terhadap serangan Hari Natal itu, yang juga menyerukan serangan-serangan terhadap kepentingan negara-negara Barat di Yaman.

Kedutaan AS di Yaman telah dibuka kembali Selasa, setelah dua hari ditutup, karena ancaman-ancaman Al Qaida.

Kedutaan AS mengatakan di dalam laman Internetnya, bahwa pasukan keamanan Yaman telah menujukan penguatan keamanan `di daerah khusus` di bagian utara ibu kota Sana`a, Senin, yang dipandang melancarkan jalan bagi pembukaan kedutaan.

Upaya pemboman itu memicu ditinjaunya kembali daftar teroris AS, dengan menambahkan beberapa puluh orang yang dicurigai dalam daftar larangan terbang.

Alimi mencatat bahwa Al Qaida telah melakukan 61 serangan terhadap fasilitas-fasilitas penting, kedutaan-kedutaan asing dan komando-komando keamanan yang diakui menewaskan sejumlah orang, sejak 1992.

Didukung dengan jet-jet militer, pasukan keamanan Yaman telah mulai melakukan aksi penumpasan bulan lalu terhadap Al Qaida. Beberapa orang dilaporkan tewas dalam serangan udara militer Yaman ini, namun belum ada konfirmasi maupun pernyataan dari Al Qaeda Jazirah Arab (AQAP).

[voa-islam/eb]


latestnews

View Full Version