View Full Version
Senin, 18 Jan 2010

Masjid Tertinggi di Dunia di Burj Khalifa

Dubai (voa-islam.com): Masjid tersebut berada di dalam gedung tertinggi di dunia yang pada 5 Januari kemarin baru saja diresmikan di Dubai. Bangunan tertinggi di dunia tersebut dibuka dengan perayaan mewah kembang api, parasut dan tembakan air mancur tertinggi di dunia.

Burj Khalifa, nama gedung tertinggi di dunia tersebut. Biaya yang digunakan sekitar 1,5 milyar dolar, butuh lima tahun untuk membangunnya. Gedung ini melampaui gedung tertinggi sebelumnya di Taiwan, Taipei dengan 101 lantainya. Gedung itu memiliki lebih dari 200 lantai. Namun hanya 165 di antaranya yang bisa dihuni, sisanya ditempatkan di bagian atas.

Adrian Smith, arsitek Burj Khalifa mengatakan dia mencoba untuk memadukan arsitektur Islam dan Barat modern untuk menara tertinggi.

Masjid di dalam gedung tersebut berada di lantai 158, bukannya ini malah akan menyulitkan orang untuk melakukan ibadah? Mau shalat saja harus naik 158 lantai.

Adrian Smith, arsitek Burj Khalifa mengatakan dia mencoba untuk memadukan arsitektur Islam dan Barat modern untuk menara tertinggi.

Langkah-langkah yang bergerak dalam sebuah spiral ke atas dan pemandangan dari bagian atas atau dasar yang bangkit berbentuk seperti kubah-kubah bawang dipengaruhi oleh arsitektur Islam. Seperti mengecil ke atas, salah satu dari tiga lobus digeser sedikit ke belakang tiap delapan lantai, sebuah efek yang mengingatkan pada menara spiral Islam dan menyediakan menara dengan 26 teras. Dinding bergaris besar  Khalifa Burj terinspirasi oleh bunga lili gurun. Bangunan ini diputar 120 derajat oleh para insinyur, sebuah penyimpangan dari rancangan aslinya, untuk mengurangi tekanan angin di ketinggian yang begitu besar.

Ditilik dari sejarahnya, Dubai hanyalah kota nelayan tua yang melaju dengan lambat namun stabil. Tiba-tiba, emirat ini menjadi pusat komersial seluruh kawasan Timur Tengah selama dua dekade terakhir. Kebijakan perdagangan yang ramah, keamanan investasi, kepercayaan pemodal dunia terlihat dari tempat ini.

[voa-islam/ic]


latestnews

View Full Version