View Full Version
Kamis, 15 Apr 2010

Yahudi Gunakan Al-Qur'an Untuk Mengusir Orang Palestina

Al-Quds(voa-islam)Laporan media masa pada hari Rabu mengungkapkan bahwa israel menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an untuk mengklaim bahwa Al-Quds adalah kota yahudi.

Koran "Ar-Ra'yu" menyebutkan bahwa jalur Gaza Palestina dan wilayah-wilayah Arab yang diduduki dalam wilayah Liga Arab, dalam pertemuan darurat Dewan Liga kemarin,memperlihatkan publikasi yang disebarkan oleh kelompok-kelompok Yahudi kepada penduduk Al-Quds pada tanggal 21 Maret, mengklaim bahwa Al-Quds adalah tanah Yahudi dengan mengutip ayat-ayat Al- Quran dan teks-teks Taurat dengan cara yang keliru.

Surat kabar itu menjelaskan bahwa publikasi ini mengklaim bahwa telah tertulis dalam Taurat, bahwa tanah "Israel" adalah negeri yang kecil, yang merupakan hak milik orang Yahudi saja, dan dilarang selain mereka untuk tinggal dinegeri tersebut secara permanen.

Disebutkan dalam Publikasi tersebut - menurut koran - bahwa tertulis dalam kitab-kitab para nabi "karena kami tidak melaksanakan perintah Ilahi ini maka orang-orang Yahudi diusir dan tinggal di luar negaranya selama 2000 tahun, tapi sekarang dan setelah kembalinya orang-orang" Israel "ke tanah" Israel "sebagaimana dijanjikan oleh para nabi, sekarang saatnya orang-orang Israel melaksanakan perintah ilahi ini, sehingga kami meminta kalian untuk meninggalkan tanah Israel. "

Dia menambahkan: "Sebagai orang Yahudi yang beriman kami harus melaksanakan tugas dari Taurat, dan di dalam Taurat tertulis dibeberapa tempat bahwa tanah Israel dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub dan keturunan mereka dan bukan kepada orang lain, semua setuju bahwa kami adalah keturunan dari Israel kuno, yaitu keturunan Abraham, Ishak dan Yakub."

Tidak ada kontradiksi antara Taurat dan perintah Al-Qur'an!

Publikasi tersebut menklaim bahwa "tidak ada kontradiksi antara apa yang diperintahkan oleh Taurat dengan yang diperintahkan kepada kalian dalam Al-Qur'an," dengan merujuk kepada ayat Surat Al-Isra "dan Kami berfirman setelah itu kepada bani Israel: "dan diamlah di bumi tersebut dan ketika datang janji akhirat, Kami akan niscaya Kami datangkan kalian dalam keadaan bercampur baur(dengan musuh-musuh kalian)QS Al-Isra':104, dan dari surat Al-Ahqaf "dan sebelum kitab Musa sebagai pemimpin dan rahmat, dan kitab ini adalah untuk membenarkan dengan bahasa Arab untuk memperingatkan orang-orang yang berbuat salah, dan berita gembira kepada orang yang melakukan yang kebaikan. "

Koran tersebut- yang berhasil memperoleh satu salinan publikasi tersebut- mengatakan bahwa "sebagai usaha untuk mencuci otak penduduk Al-Quds dan seluruh rakyat Palestina, Arab dan kaum Muslimin, publikasi ini mencoba untuk memberikan kekuatan pada teks-teks Taurat yang digunakan sebagai dalil dikuatkan dengan ayat-ayat dari kitab suci Al-Qur'an sebagai dalil."

Bantuan ekonomi, "Israel" untuk tinggal di tempat lain!

Koran tersebut menambahkan bahwa Publikasi ini meneruskan kerancuannya, di mana dia mengatakan kepada kaum Muslimin di Yerusalem, "Kami mengatakan ini dari segi agama untuk menjamin perdamaian di tanah Israel dan kami menjelaskan kepada Anda penafisran Taurat dan Al-Qur'an, dan kami percaya bahwa ketika kalian memahaminya bahwa kami tidak membenci kalian dan tidak ingin memerangi kalian karena keimanan Anda kepada Islam."

Akhirnya, publikasi tersebut mengatakan klaim mereka  yang ditujukan kepada kaum Muslimin di Al-Quds, "karena Islam adalah agama yang bermoral dan supaya tidak berada di tangan orang-orang Yahudi  negeri yang lain, oleh karena itu  tidak boleh ada pertentangan dengan hal ini - dan kalian memiliki negeri-negeri yang luas yang dapat kalian tempati dan kalian paham bahwa kami harus melaksanakan perintah yang tertulis dalam Taurat, dan karena tidak mudah untuk memindahkan jutaan manusia tanpa bantuan keuangan, kami sarankan kalian untuk bernegosiasi dengan Negara "Israel" yang mewujudkan janji-janji para nabi supaya kalian memperoleh bantuan ekonomi untuk hidup di tempat lain. "

(ar/islammemo)


latestnews

View Full Version