View Full Version
Sabtu, 25 Sep 2010

Al Qoidah Mulai Rekrut Warga Amerika

WASHINGTON (voa-islam.com): Pejabat anti terorisme Amerika Serikat memperingatkan bahwa Al Qoidah semakin memfokuskan diri untuk merekrut orang Barat guna melancarkan serangan.

Rencana dari dalam negeri Amerika Serikat ini telah mencapai tingkat tertinggi sejak serangan sebelas September, kata Pusat Anti Terorisme Nasional.

Perubahan dalam strategi itu dilakukan karena Al Qoida kehilangan dukungan di basis tradisionalnya di Pakistan, menurut pernyataan Pusat Anti Terorisme Nasional AS.

Pengkajian terbaru mengenai perubahan strategi Al Qoidah ini disampaikan ke Komite Keamanan Dalam Negeri, Senat Amerika.

Direktur FBI Robert Mueller mengatakan, pihaknya melihat ancaman yang makin bertambah dari dalam negeri.

"Misalnya tahun lalu untuk pertama kalinya sejak serangan sebelas September Al Qaida berhasil melatih dan mengirimkan agennya ke Amerika Serikat untuk melakukan sebuah serangan," katanya.

"Agen tersebut adalah Najibulla Zazi, seorang warga negara tetap Amerika Serikat yang merencanakan serangan ke jalur kereta bawah tanah New York," lanjutnya.

Meskipun adanya spekulasi bahwa sejumlah orang yang direkrut dari dalam negeri karena pengaruh Al Qoidah secara langsung, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Jante Napolitano mengatakan ada pula yang hanya mengikuti mereka.

"Sementara Al Qoidah masih merupakan ancaman terhadap Amerika Serikat, Al Qoidah juga menginspirasi kelompok-kelompok teroris pendukungnya," katanya.

Komite juga mendengarkan perluasan Al Qoidah melebihi basis tradisionalnya karena kemungkinan kehilangan dukungan di Pakistan.

Michael Leiter, Direktur Pusat Anti Terorisme mengklaim Al Qoidah memiliki titik terlemah di Pakistan secara organisasi. Namun dia memperingatkan Al Qoidah masih mampu dan musuh yang masih kuat. [za/bbc]


latestnews

View Full Version