View Full Version
Jum'at, 29 Jul 2011

3000 Demonstran Suriah Hilang Diculik Pasukan Rezim Bashar Assad

SURIAH (voa-islam.com) - Sebuah organisasi kampanye global hari Kamis (28/07/2011) mengatakan bahwa satu orang hilang di Suriah setiap jamnya dan hampir 3.000 orang telah hilang sejak dimulainya pemberontakan terhadap Presiden Bashar Assad lebih dari empat bulan lalu.

Para aktivis kelompok online Avaaz.org mengatakan penyelidikan kelompok tersebut telah mengidentifikasi 2.918 warga Suriah telah ditangkap atau diculik dengan paksa oleh pasukan keamanan dan keberadaannya kini tidak diketahui.

Kelompok ini menerbitkan hasil penyelidikan dalam sebuah pernyataan, yang diemail kepada The Associated Press. Kelompok ini juga menggebrak dengan sebuah kampanye yang disebut "Selamatkan Warga Suriah yang Hilang" di situsnya hari Kamis.

"Jam demi jam, pengunjuk rasa damai yang diambil dari kerumunan orang oleh pasukan kemanan brutal Suriah yang tidak dikenal, tidak pernah terlihat lagi," kata Ricken Patel, direktur eksekutif di Avaaz.

Kelompok tersebut menyerukan masyarakat internasional untuk meningkatkan tuntutan untuk membebaskan mereka yang hilang dan untuk sebuah transisi ke demokrasi di Suriah.

..lebih dari 1.600 orang - kebanyakan dari mereka pengunjuk rasa tidak bersenjata - telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak pemberontakan melawan kekuasaan Assad meletus pada pertengahan Maret..

Aktivis Suriah mengatakan lebih dari 1.600 orang - kebanyakan dari mereka pengunjuk rasa tidak bersenjata - telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak pemberontakan melawan kekuasaan Assad meletus pada pertengahan Maret.

Meskipun pemberontakan dimulai dengan seruan untuk reformasi, korban tewas yang terus meningkat dan lambatnya reformasi telah membuat marah gerakan demonstran. Sekarang, banyak dari mereka mengatakan mereka tidak akan menerima apapun kecuali pemecatan Assad.

Avaaz mengatakan telah mengidentifikasi 1.634 yang tewas dalam penumpasan oleh pasukan keamanan Suriah sejak 15 Maret lalu. Selain itu, 26.000 telah ditangkap, dan banyak dari mereka dipukuli dan disiksa. Sekitar 12.617 orang masih dalam tahanan, kata kelompok itu.

Kelompok tersebut mengatakan pihaknya bekerja sama dengan organisasi hak asasi manusia Suriah untuk mendokumentasikan nama-nama dan foto dari setiap kasus orang yang hilang. (by/ant)


latestnews

View Full Version