View Full Version
Rabu, 30 May 2012

AQIM Rebut Gudang-gudang Utama Persenjataan Mali

MALI (voa-islam.com) - Setelah merebut 50 persen wilayah Mali dan telah mendeklarasikan wilayah tersebut sebagai negara Islam, Mujahidin kembali membuat khawatir pihak-pihak yang memusuhi mereka dengan kabar bahwa para pejuang Islam tersebut telah merebut sejumlah gudang utama persenjataan pemerintah Mali yang jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan senjata 2 negara.

Forum Ansar melaporkan, dengan merujuk kepada AFP, bahwa unit Mujahidin Al-Qaidah di Maghreb Islam (AQIM) merebut beberapa gudang persenjataan utama Mali, yang meningkatkan kekhawatiran dalam rezim boneka tersebut.

Sumber-sumber Agency mencatat bahwa gudang senjata bawah tanah dan amunisi di kota strategis timur laut Gao akan jauh meningkatkan kekuatan tembak dari Mujahidin. Akibatnya AQIM, mereka akan dapat mengalahkan formasi militer dari "pemerintah transisi" Mali.
 
"Ini salah satu depot utama tentara Mali", satu sumber keamanan Mali mengatakan kepada AFP dan menambahkan bahwa insiden itu bisa menjadi awal dari "perang yang panjang dan sulit".

..Mujahidin menyita banyak senjata  yang akan cukup untuk seluruh tentara militer Mali dan bahkan untuk pasukan militer Burkina Faso, yang terletak di selatan.

 
Sebuah sumber keamanan regional Barat mengkonfirmasi perebutan gudang senjata oleh para Mujahidin tersebut akan "benar-benar meningkatkan daya serang AQIM", dan menambahkan: "Depot bawah tanah yang AQIM temukan ini benar-benar mengesankan".
 
Menurut sumber AFP, Mujahidin menyita banyak senjata  yang akan cukup untuk seluruh tentara militer Mali dan bahkan untuk pasukan militer Burkina Faso, yang terletak di selatan.

Berita tentang penyitaan senjata oleh Mujahidin AQIM, yang terjadi awal pekan ini, muncul hari Ahad setelah "pemerintahan sementara" Mali yang dibentuk setelah kudeta 22 Maret oleh militer, "mengutuk" persatuan antara mujahidin dan para pemberontak, berdasarkan Hukum Syariah. Gerakan Islam Ansar al-Dien, atau Pembela Agama, yang bersekutu dengan Al-Qaeda, dan para pemberontak Tuareg dari Gerakan Nasional untuk Pembebasan Azawad (MNLA), memproklamasikan Negara Islam Azawad.
 
Dilihat oleh peta, Azawad sendiri terletak di bagian utara Mali, dan menempati 50% dari wilayah negara tersebut. (by/kc)

 

Ket: Pejuang Islam Anshar Al-Dien di Mali


latestnews

View Full Version