

KHARTOUM, SUDAN (voa-islam.com) - Dua pendeta dari Gereja Ortodoks Koptik di Sudan telah ditangkap setelah memurtadkan seorang Muslimah di negara tersebut, sumber gereja mengatakan.
"Saya mengerti ada seseorang dari keturunan Arab yang masuk Kristen dan dibaptis oleh mereka," seorang pemimpin agama mengatakan kepada AFP.
Sumber-sumber agama lain mengkonfirmasi insiden itu namun Uskup Koptik Elia Khartoum tidak segera bisa komentar.
Minoritas Koptik Sudan sendiri tidak pernah mengalami kekerasan selama 23 tahun dibawah pemerintahan Islam Presiden Omar Al-Bashir.
Menyusul peristiwa pemurtadan paksa tersebut, sebuah kelompok yang dikenal menyebut dirinya sebagai Al-Qaidah di Negara Nilien pada hari Selasa (18/12/2012) mengirimkan pernyataan kepada para wartawan Sudan yang mengancam akan melakukan kekerasan kepada warga Koptik kecuali wanita yang murtadkan dan diculik oleh orang Kristen itu dikembalikan. (an/AFP)
Foto: Ilustrasi pendeta Kristen Koptik