

TURKI (voa-islam.com) - Pemimpin Partai Demokrat Turki, Namik Kemal Zeybek, mengatakan bahwa sekitar 10.000 anggota pejuang Taliban menyusup ke Suriah di perbatasan Turki-Suriah, menegaskan lagi bahwa beberapa kamp di tanah Turki dekat perbatasan ke Suriah digunakan oleh milisi bersenjata dan fanatik agama untuk perjuangan mereka melawan pemimpin Suriah.
Pemimpin Partai Demokrat Turki dan anggota parlemen Turki, Namik Kemal Zeybek, mengklaim bahwa pejuang Taliban telah menggunakan salah satu dari kamp-kamp dekat perbatasan Turki-Suriah untuk menyusup ke Suriah dan untuk mengacaukan negara tersebut, syrianews melaporkan Kamis (20/12/2012).
Namik Kemal Zeybek menjelaskan dalam pernyataannya bahwa para pejuang Taliban ini yang mungkin didukung Barat menggunakan sebuah kamp pengungsi yang disebut di Hatay (provinsi Turki dekat perbatasan dengan Suriah) sebagai basis mereka untuk pertempuran melawan pemerintah Suriah.
Ia juga mengatakan dalam pernyataannya bahwa para pejuang Islam bersenjata terus menyusup ke Suriah untuk menyerang target tertentu di tanah Suriah dan kemudian kembali ke kamp di wilayah Turki, yang disebut "kamp pengungsi".
Dia mengatakan bahwa hal ini tidaklah mengherankan karena perbatasan Turki secara luas diyakini digunakan untuk mentransfer mujahidin asing, Islamis dan yang lainnya termasuk senjata ke Suriah, dan juga tidak mengherankan bahwa apa yang disebut "kamp pengungsi" digunakan sebagai markas dari para mujahidin, karena menurutnya sudah bukan rahasia lagi lagi bahwa kepemimpinan Turki di bawah Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mendukung para milisi tersebut. (st/sn)