View Full Version
Selasa, 24 Jun 2014

Pejabat PBB: Operasi Militer Israel Terhadap Palestina Bisa Mendorong Intifada Baru

NEW YORK (voa-islam.com) - Seorang pejabat senior PBB mengatakan operasi militer oleh pasukan Israel saat ini terhadap warga Palestina menyusul hilangnya tiga pemukim Yahudi dapat menyebabkan intifada baru.

"Situasi di lapangan sangat buruk," kata kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman seperti dikutip saat mengatakan kepada Dewan Keamanan pada hari Senin (23/6/2014). "Saya takut kita mungkin sampai ke titik intifadhah ketiga."

Dia mendesak Israel untuk menahan diri dalam pencarian untuk pemukim Israel muda yang diduga hilang di Tepi Barat pada 12 Juni lalu.

Beberapa warga Palestina tewas ketika pasukan Israel terus maju dalam operasi untuk menemukan tiga pemukim Yahudi tersebut. Lebih dari 360 warga Palestina, termasuk anggota dan anggota parlemen Hamas, telah ditahan dalam beberapa hari terakhir dalam operasi Israel.

Feltman menyarankan rezim Tel Aviv untuk mematuhi hukum internasional dan untuk menghindari menghukum individu untuk pelanggaran mereka tidak lakukan.

"Meningkatnya korban tewas akibat operasi keamanan Israel di Tepi Barat mengkhawatirkan," kata pejabat PBB tersebut.

Pada hari Sabtu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyuarakan keprihatinan atas penangkapan massal rakyat Palestina dan pembatasan pergerakan mereka di Tepi Barat.

Israel menuduh Hamas berada di balik hilangnya 3 pemukim Yahudi tersebut, namun, gerakan itu telah membantah keterlibatan apapun, mengatakan tuduhan Tel Aviv tentang penculikan para pemukim Yahudi oleh gerakan perlawanan Palestina ditujukan untuk menghancurkan kesepakatan rekonsiliasi terakhir antara Hamas dan Fatah yang menyebabkan pembentukan pemerintah persatuan nasional Palestina yang tidak disukai Israel. (up/ptv)


latestnews

View Full Version