View Full Version
Senin, 31 Oct 2016

Senjata Makan Tuan, Bom Gas Klorin Rezim Assad Lukai Puluhan Warga Sipil dan Milisi Syi'ah Sekutu

ALEPPO, SURIAH (voa-islam.com) - Beberapa jam setelah faksi pejuang oposisi Suriah melancarkan operasi militer hari Ahad (30/10/2016) untuk hari ke-3 Pertempuran Aleppo yang bertujuan untuk menghancurkan pengepungan bagian timur kota itu, helikopter rezim teroris Assad menjatuhkan bom barel yang mengandung gas klorin pada bidang al-Rasyidin, Khan al-Assal, dan Dhahiyat al-Assad yang telah dikuasai oleh mujahidin.

Rezim Assad mencoba untuk menyerang Dhahiyat al-Assad yang baru dikuasai oposisi dengan gas beracun. Bagaimanapun, serangan itu terjadi saat arah angin bertiup ke barat, membuat gas klorin yang rencanaya untuk membunuh atau melukai pihak oposisi justru mengenai lingkungan al-Hamdanyya yang masih di bawah kontrol rezim Assad. Sumber militer mengatakan kepada Orient Net serangan itu membuat puluhan orang cedera dan mati lemas di lingkungan tersebut.

Situs Baladi menerbitkan Foto yang mengatakan bahwa mereka adalah para korban serangan klorin pada lingkungan al-Rasyidin, di barat dari Aleppo yang dikuasai rezim Assad.

Sementara itu, saluran TV satelit yang dikuasai rezim Assad menayangkan video dari Rumah Sakit Universitas Aleppo mengatakan bahwa mereka adalah para korban serangan klorin.

Meski serangan gas beracun itu dilakukan oleh rezim dan sejatinya menargetkan lingkungan yang dikuasai oposisi, bagaimanapun karena bom itu justru "makan tuan" dan menimbulkan korban di lingkungan yang dikuasai Assad, televisi ini menuduh pejuang oposisi yang menghantam kawasan al-Hamdamyya dengan gas beracun.

Kepala rumah sakit mengatakan bahwa 36 orang, baik warga sipil dan milisi Syi'ah sekutu Assad, dirawat di rumah sakit karena mereka menghirup gas beracun.

serangan kimia ini datang ketika pejuang oposisi mendapatkan keuntungan yang cukup besar di medan pertempuran sejak peluncuran ofensif yang bertujuan membebaskan lingkungan di Aleppo timur yang terkepung teroris Assad.

Pejuang oposisi sepenuhnya mengendalikan Dhahiyat al-Assad, selain pos-pos pemeriksaan dan kota Manyan.

Ini bukan pertama kalinya di mana media pro-Assad  menuduh pejuang oposisi. Setiap kali rezim teroris Assad menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil penentangnya, mereka menuduh pejuang oposisi yang melakukan serangan senjata kimia tersebut terhadap penduduk sipil. (st/orient)


latestnews

View Full Version