View Full Version
Senin, 16 Jan 2017

Pejabat Afghanistan Dipecat Gara-gara Sebut Kelompok Taliban Sebagai 'Malaikat Perdamaian'

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Seorang pejabat dari Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan telah dipecat karena pernyataannya yang dinilai kontroversial menyebut kelompok Taliban 'Malaikat Perdamaian', Khamaa Press melaporkan hari Ahad (15/1/2017).

Abdul Hakim Mujahid, penasihat Dewan Perdamaian Tinggi, dipecat karena pernyataannya dan menghina pejabat dan pemimpin nasional.

Kantor Chief Executive mengkonfirmasi laporan mengenai pemberhentian Mujahid dari kantor Dewan Perdamaian Tinggi.

Pemerintah Afghanistan pada hari Sabtu sangat bereaksi terhadap komentar dari Mujahid, mengatakan pemerintah Afghanistan sangat berkomitmen untuk kebebasan berekspresi dan tidak akan memungkinkan orang untuk menyalahgunakan istilah untuk menyebut 'Malaikat Perdamaian' terhadap orang-orang yang mereka tuduh membunuh warga Afghanistan, perempuan, dan anak-anak, dan orang-orang menghancurkan tempat-tempat suci dan negara.

Kantor Presiden, ARG Palace, hari Sabtu menuduh bahwa kelompok jihad bertindak atas instruksi dari pihak luar untuk melakukan pemberontakan dan kegiatan destruktif untuk membuat negara itu mengalami kemunduran dan mengatakan pasukan Afghanistan memiliki hak untuk melawan kelompok-kelompok tersebut.

Mereka juga menambahkan bahwa semua pejabat negara harus dihormati dan setiap penghinaan terhadap kepribadian dan pemimpin nasional akan mengakibatkan ketidaknyamanan di antara orang-orang, bersikeras bahwa langkah tersebut tidak akan pernah diterima dan ditoleransi.

Kantor Presiden mengatakan pemerintah mengambil langkah-langkah segera untuk menyelidiki masalah ini dan berbagi dengan bangsa mengenai langkah yang diambil. (st/kp)


latestnews

View Full Version