View Full Version
Senin, 08 May 2017

Jerman Mulai Memburu Memorabilia Nazi di Barak-barak Militer

BERLIN, JERMAN (voa-islam.com) - Jerman telah menyerukan untuk adanya pemeriksaan terhadap semua barak militer di negara itu setelah memorabilia tentara Nazi ditemukan di sebuah garnisun.

"Inspektur Jenderal telah menginstruksikan agar semua properti diperiksa untuk melihat apakah peninggalan warisan mengenai Wehrmacht dan Sosialisme Nasional ditemukan," kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman pada hari Ahad kemarin (7/5/2017).

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah memorabilia era Nazi ditemukan di sebuah pangkalan militer di barat daya Jerman setelah barang serupa ditemukan di pangkalan milik perwira militer yang ditahan karena merencanakan serangan ekstremis.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen menekankan bahwa penganut ekstremisme sayap kanan harus dikeluarkan dari angkatan bersenjata negara tersebut.

"Kami sekarang harus menyelidiki dengan segala ketegasan dan dengan segenap semangat di seluruh angkatan bersenjata," katanya dalam sebuah wawancara televisi pada Ahad kemarin, seperti dilansir Press TV.

Pekan lalu, polisi Jerman menahan seorang letnan tentara berusia 28 tahun, diidentifikasi sebagai Franco Albrecht, yang telah mendapatkan suaka dengan menciptakan identitas palsu di negara asalnya.

Tentara tersebut, yang tidak berbahasa Arab, telah diterima sebagai pengungsi dan menerima manfaat bulanan setiap bulannya. Kasus tentara itu terungkap setelah polisi Austria menangkapnya karena membawa pistol di bandara Wina pada bulan Februari lalu.

Penyelidikan selanjutnya menemukan bahwa ia telah menciptakan identitas palsu sebagai penjual buah Suriah dengan nama "David Benjamin" pada tahun 2015.

Laporan media mengatakan dia menyimpan "daftar kematian" berisi nama politisi papan atas, termasuk mantan presiden Joachim Gauck, beberapa menteri kabinet, dan menteri dalam negeri Demokrat Sosialis, Heiko Maas.[fq]


latestnews

View Full Version