View Full Version
Rabu, 07 Jun 2017

Kemenlu Palestina Tuding PM Israel Halangi Usaha Perdamaian

RAMALLAH, PALESTINA (voa-islam.com) - Kementerian Luar Negeri Palestina pada Selasa kemarin (6/6/2017) menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghalangi usaha AS dan dunia internasional untuk menghidupkan kembali perundingan damai yang sudah lama macet.

"Netanyahu terus menempatkan gerobak di depan kuda dengan menetapkan kondisi yang tidak mungkin diwujudkannya peluncuran proses perdamaian yang sejati," kata kementerian dalam sebuah pernyataan, lapor Anadolu Agency.

Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas ucapan yang dibuat oleh Netanyahu pada hari Senin sebelumnya, di mana dia mengatakan bahwa Israel harus diberi kontrol keamanan penuh atas Tepi Barat dalam kesepakatan masa depan dengan bangsa Palestina.

Kementerian Luar Negeri Palestina menanggapi marah pernyataan Netanyahu itu dengan menyebut Netanyahu melakukan "posisi kontradiktifnya".

"Dia menyerukan kontrol keamanan Israel terus berlanjut atas Tepi Barat dan pengakuan atas apa yang disebut 'negara Yahudi' sementara pada saat bersamaan menyuarakan keinginan untuk adanya proses perdamaian yang sejati," kata kementerian tersebut.

Berbicara pada sebuah upacara memperingati Perang Arab-Israel 1967, Netanyahu bersikeras bahwa Israel - dengan atau tanpa kesepakatan damai - harus menjaga keamanan di seluruh wilayah di sebelah barat Sungai Yordan.

Hukum internasional memandang Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sebagai wilayah yang diduduki oleh Israel.[fq]


latestnews

View Full Version