View Full Version
Sabtu, 10 Jun 2017

Pesawat Tempur Koalisi AS Hujani Kota Raqqa dengan Bom Fosfor Putih Terlarang

RAQQA, SURIAH (voa-islam.com) - Pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan AS telah menggunakan amunisi fosfor putih di benteng Islamic State (IS) di Suriah, Raqqa, yang membahayakan kehidupan warga sipil, kata aktivis setempat.

Pesawat tersebut dilaporkan menjatuhkan zat pembakar, yang jika digunakan di sekitar konsentrasi sipil dapat dianggap sebagai kejahatan perang, di atas kota pada hari Kamis, kelompok aktivis anti-IS Raqqa Dibantai secara Diam-diam mengatakan.

Bom fosfor merupakan senjata yang dilarang secara internasional.

"Atas nama pertempuran IS, koalisi internasional yang didukung AS menjatuhkan fosfor putih di seluruh Raqqa Timur dan Barat," kata media kolektif tersebut seperti dilansir The New Arab hari Jum'at (9/6/2017).

"Fosfor putih adalah senjata pembakar yang bisa melelehkan daging manusia ke tulang," tambahnya.

Fosfor putih terbakar pada suhu yang sangat tinggi saat terpapar udara, menimbulkan risiko mematikan bagi warga sipil.

Kantor berita IS, A'maaq juga menerbitkan cuplikan video tentang fosfor putih yang jatuh di atas kota.

Gambar-gambar di media sosial juga muncul menunjukkan korban warga sipil di Raqqa dengan kulit dan daging yang terbakar menganga akibat terkena bom tersebut.

Pemerintah AS belum berkomentar mengenai laporan tersebut.

Koalisi pimpinan AS melawan IS baru-baru ini meningkatkan intensitas serangan udara terhadap Raqqa, saat pejuang Kurdi Suriah yang didukung AS berjuang untuk merebut kembali kota tersebut.

Aliansi Komunis Kurdi dan sekuler Arab yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah [SDF] pada hari Jum'at merebut bagian dari sebuah distrik di tepi barat Raqqa dan berjuang untuk maju ke dalam kota timur.

SDF masuk ke kota Raqqa untuk pertama kalinya awal pekan ini, beberapa bulan setelah mereka meluncurkan sebuah operasi untuk merebut benteng IS tersebut. (st/TNA)


latestnews

View Full Version