View Full Version
Senin, 21 Aug 2017

Polisi Spanyol: Tersangka Penyerangan di Jalanan Barcelona Mungkin Telah Menyelinap ke Prancis

MADRID, SPANYOL (voa-islam.com) - Polisi Spanyol yang memburu seorang tersangka setelah serangan van Barcelona yang menewaskan 13 orang mengatakan pada hari Ahad (20/8/2017) bahwa mereka tidak dapat mengesampingkan bahwa dia telah menyelinap melewati perbatasan ke Prancis.

Polisi Spanyol mengatakan operasi keamanan sedang berlangsung di Catalonia dan di perbatasan Prancis saat mereka mencoba menemukan Younes Abouyaaqoub yang lahir di Maroko, 22, yang mereka percaya adalah satu-satunya dari 12 tersangka yang masih berada dalam pelarian.

Yang lain telah ditangkap, ditembak oleh polisi atau tewas dalam sebuah ledakan di sebuah rumah di Catalonia sehari sebelum serangan van pada Las Ramblas, jalan raya paling terkenal di Barcelona.

"Kami tidak memiliki informasi spesifik mengenai hal ini namun tidak dapat dikesampingkan," kepala polisi Catalan Josep Lluis Trapero mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Barcelona saat ditanya apakah Abouyaaqoub bisa menyeberang ke Prancis.

Media Spanyol mengatakan Abouyaaqoub dicurigai sebagai sopir, yang melarikan diri setelah serangan tersebut.

Trapero mengatakan dia tidak bisa memastikan siapa yang mengendarai mobil, namun mengatakan bahwa penyidik ​​hanya percaya satu orang berada di dalam van.

Islamic State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, di mana sebuah van melaju dengan kecepatan tinggi melewati kerumunan turis dan penduduk lokal yang berjalan di sepanjang Las Ramblas, meninggalkan jejak korban tewas dan 120 lainnya cedera dari 34 negara.

Beberapa jam kemudian, polisi menembak mati lima orang yang memakai sabuk peledak palsu di resor tepi laut Catalan di Cambrils setelah mereka menabrak turis dengan mobil dan menusuk yang lain, menewaskan seorang wanita. (st/MeMo) 


latestnews

View Full Version