View Full Version
Kamis, 16 Nov 2017

Bantah Tuduhan Libanon, Menlu Saudi Sebut PM Hariri Bebas Meninggalkan Riyadh Kapanpun Dia Mau

RIYADH, LIBANON (voa-islam.com) - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri bebas untuk meninggalkan Riyadh "kapanpun dia mau," kata menteri luar negeri Saudi pada hari Kamis (16/11/2017), menolak tuduhan dari Beirut bahwa kerajaan tersebut "menahannya".

Hariri, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari Arab Saudi pada 4 November, tinggal di kerajaan "dengan kehendak bebasnya sendiri" dan bebas untuk pergi "kapanpun dia ingin", Adel al-Jubeir mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Riyadh.

"Ini adalah tuduhan palsu Tuduhan bahwa Arab Saudi menahan seorang perdana menteri, dan khususnya figur politik yang merupakan sekutu ... tidak benar," kata Jubeir.

Sang menteri menekankan bahwa "Hizbullah (baca; Hizbullata) adalah akar masalah Libanon dan perannya harus dirampingkan."

Presiden Libanon Michel Aoun pada hari Rabu telah menuduh Arab Saudi menahan Hariri setelah apa yang dia katakan adalah kegagalannya untuk kembali ke rumah selama 12 hari.

Namun pada hari Kamis, Aoun mengatakan bahwa pengumuman Hariri akan melakukan perjalanan ke Prancis untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Emmanuel Macron bisa menjadi "awal dari sebuah solusi". (st/AFP) 


latestnews

View Full Version