View Full Version
Selasa, 26 Dec 2017

Kelompok Pejuang Oposisi Sekuler Suriah Tolak Konferensi Sochi yang Digagas Rusia

AMMAN, YORDANIA (voa-islam.com) - Kelompok pejuang sekuler Suriah pada hari Senin (25/12/2017) menolak konferensi Sochi yang direncanakan Rusia di Suriah, mengatakan bahwa Moskow berusaha untuk melewati proses perdamaian Jenewa yang disponsori PBB dan menyalahkan Rusia karena telah melakukan kejahatan perang di negara yang dilanda perang tersebut.

Dalam sebuah pernyataan oleh sekitar 40 kelompok oposisi sekuler yang mencakup beberapa faksi militer yang berpartisipasi dalam perundingan perdamaian Jenewa sebelumnya, mereka mengatakan Moskow tidak memberikan tekanan pada pemerintah Suriah untuk mencapai penyelesaian politik.

"Rusia tidak menyumbang satu langkah pun untuk mengurangi penderitaan warga Suriah dan tidak menekan rezim yang mengklaimnya sebagai penjamin dengan bergerak dalam jalur nyata menuju solusi," kata pernyataan pemberontak tersebut.

Rusia, yang telah muncul sebagai pemain dominan di Suriah setelah intervensi militer besar dua tahun lalu, mendapat dukungan dari Turki dan Iran untuk mengadakan kongres dialog nasional Suriah di kota Sochi Rusia pada 29-30 Januari.

"Rusia adalah negara agresor yang telah melakukan kejahatan perang terhadap orang-orang Syria ... Negara ini berdiri dengan rezim secara militer dan membela pemerintahan mereka dan selama lebih dari tujuh tahun mencegah penghukuman PBB atas (rezim Presiden Suriah Bashar) Assad," kata pernyataan tersebut.

Moskow mengklaim bahwa pihaknya menargetkan jihadis namun pejuang oposisi dan penduduk mengatakan serangan udara Rusia yang dilakukan sejak sebuah kampanye udara besar selama dua tahun yang lalu telah menyebabkan ratusan korban sipil melakukan pemboman tanpa pandang bulu di wilayah sipil yang jauh dari garis depan. Beberapa pejuang oposisi mengatakan bahwa mereka belum mengambil keputusan.

Utusan PBB Suriah Staffan de Mistura mengatakan bahwa rencana Rusia untuk mengadakan kongres harus dinilai dengan kemampuannya untuk memberikan kontribusi dan mendukung perundingan Jenewa yang dipimpin oleh PBB untuk mengakhiri perang di Suriah. (st/an)


latestnews

View Full Version