View Full Version
Selasa, 26 Mar 2019

Gamer di India Serukan Boikot PUBG karena Jadikan Kabah Sebagai Target Sasaran

NEW DELHI (voa-islam.com) - Game PlayerUnknown's Battlegrounds atau PUBG sedang didera masalah di India, musababnya karena menggunakan situs suci umat Muslim, yakni Kabah menjadi bahan mainan dalam permainan online tersebut.

Game PUBG yang di Indonesia saat ini juga menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini telah membuat ratusan gamer muslim di Negeri Bollywood tersebut kesal dengan PUBG dan mengampanyekan boikot PUBG di media sosial dan platform internet.

Dalam protes kemarahannya, salah satu pemain game tersebut di India meminta PUBG untuk menarik ikon Kabah dari platform mereka.

Salah satu reward login di PUBG sangat melukai, itu seperti Kabah, tempat tersuci Muslim di dunia," tulis akun @ShoebASiddiqi1, lansir vivanews.

Dikutip dari Abacusnews, Selasa 26 Maret 2019, mengetahui kemarahan ratusan gamer tersebut, pengembang PUBG Mobile langsung sigap bertindak. Pengembang game terbitan Tencent itu langsung mendesain ulang item Kabah. Pada hari muncul protes itu, pengembang telah berhasil menghilangkan Kabah sebagai sasaran tembak di PUBG Mobile.

Perwakilan PUBG Mobile langsung meminta maaf kepada publik melalui postingan di akun Twitter mereka.

"Kami meminta maaf atas kelalaian ini. Kami akan mendesain ulang Birthday Care dan segera merilisnya. Terima kasih atas dukunganmu untuk PUBG Mobile," tulis akun tersebut.

Buntut dari insiden tersebut, PUBG Mobile mengatakan, mereka memeriksa ulang seluruh produksi gambar yang ada di platform mereka supaya kejadian serupa tak terulang kembali.

"Kami akan meningkatkan prosedur memeriksa item game sebelum dirilis dan meminta tanggung jawab orang yang bertanggung jawab atas hal ini," ujar PUBG Mobile.[fq/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version