View Full Version
Senin, 20 May 2019

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

LATAKIA, SURIAH (voa-islam.com) - Rezim teroris Assad menggunakan rudal bermuatan gas beracun dalam upaya untuk menaklukan pejuang oposisi yang mempertahankan bukit Kabani di Provinsi Latakia Suriah, aktivis online melaporkan.

Aktivis oposisi Abu Ahmad AlKhalidi yang biasa melaporkan perkembangan konflik di Suriah mengatakan bahwa rezim Assad meluncurkan 3 roket bermuatan gas beracun di samping rudal biasa ke bukit Kabani yang dijaga oleh kelompok Hay'at Tahrir Al-Sham (HTS) dan afiliasi Al-Qaidah Hurrasa Diin.

"Setelah lusinan kali mencoba untuk merebut Kabani, rezim menggunakan gas beracun dan bombardir berat ke bukit tersebut, kata Abu Ahmad AlKhalidi di akun Twitter nya @Alkhalidi72189230 hari Ahad (19/5/2019).

Rezim teroris Assad sendiri telah kehilangan puluhan personel mulai dari prajurit hingga perwira saat mencoba tapi gagal untuk merebut bukit Kabani dan Harsh Al Kirak yang dipertahankan oleh Front untuk Pembebasan Nasional (NLF).

Tidak hanya tenaga manusia, pasukan Assad juga menderita kerugian peralatan militer berupa tank dan kendaraan lapis baja pengangkut personil yang hancur dalam upaya tersebut.

AlKhalidi mengatakan bahwa kedua bukit tersebut merupakan daerah sangat strategis bagi yang menguasainya.

"Dua daerah yang sangat strategis yang rezim akan gunakan segala cara untuk harus mereka coba tangkap adalah Harsh Al Kirkak dan Kibanah. Mengapa?

"Pertama; Kabani menghadap area yang luas, jika rezim menangkap Kabani mereka akan mengawasi semua area Reef Jisr Al Shiqour yang saat ini dikendalikan oleh oposisi.

"Kedua; Hersh Al Kirkak. Tanpa Menangkap daerah ini dan dataran tinggi di dekatnya, semua yang rezim rebut sebelumnya hingga Qalaat Al Mudiq tidak aman dan dianggap 'hilang secara militer' karena mujahidin memiliki pengawasan terbuka di semua area untuk serangan di masa depan. kata AlKhalidi.

Aktivis oposisi itu juga menyebut bahwa rezim akan menggunakan cara ini berkali-kali sebagaimana yang telah mereka lakukan sebelumnya di daerah lain di Suriah.

"Jadi sangat mungkin, kenyataan itu hampir pasti, rezim akan menggunakan senjata kimia berulang kali di front ini seperti yang mereka lakukan di daerah Ghouta Timur dan di tempat lain untuk mengusir oposisi di daerah yang mereka tetap tangguh."

AlKhalidi juga mengatakan, mengutip sumber HTS, bahwa tidak ada korban dari fihak jihadis dalam serangan tersebut. (st/twt)


latestnews

View Full Version