View Full Version
Rabu, 26 Jun 2019

Arkeolog: Masjid Tertua di Eropa Kemungkinan Berada di Madrid Spanyol

SPANYOL (voa-islam.com) - Seorang arkeolog dan sejarawan Harvard sedang menjajaki kemungkinan menemukan 'masjid pertama' Eropa di Reccopolis, sebuah kota tua Visigothian, yang diambil alih oleh penakluk Muslim Spanyol pada awal abad ke-9.

Arkeolog menggali sisa-sisa kota kuno Reccopolis di dekat ibukota Spanyol Madrid untuk menemukan masjid dari abad ke-9 itu, menurut para peneliti.

Jika penggalian mengkonfirmasi bahwa bangunan di bawahnya adalah masjid, maka akan memenuhi syarat sebagai masjid pertama di Eropa yang mayoritas penduduknya Kristen.

Dari abad ke-8, Semenanjung Iberia, termasuk Spanyol dan Portugal, diperintah oleh dinasti Muslim sampai tahun 1492 ketika gerakan Katolik Reconquista (Reconquest) akhirnya mengalahkan negara yang diperintah Muslim yang dikenal sebagai kerajaan Granada, Nasrid, menewaskan ribuan orang.

Michael McCormick, salah satu kepala arkeolog dan sejarawan Abad Pertengahan Universitas Harvard, yang telah berkontribusi pada penggalian Reccopolis, berpendapat bahwa denah bangunan sebuah gedung besar yang mereka temukan di situs itu menyerupai struktur masjid yang sebagian besar terlihat di Timur Tengah. Bagian depan bangunan dibangun dengan pola linier menghadap situs paling suci Islam, Mekkah.

Bukti geofisika lainnya juga menunjukkan tanda-tanda kehadiran Muslim, menurut penelitian yang sedang berlangsung.

Reccopolis, yang dibangun oleh penguasa Visigothic Spanyol pada abad ke-6, telah ditaklukkan oleh Umayyah, sebuah dinasti Muslim Timur Tengah, yang muncul pada pertengahan abad ke-7 di Suriah.

Visigoth adalah salah satu orang Jerman, yang menginvasi sebagian besar Eropa selama Periode Migrasi dari abad ke-4 hingga abad ke-6. Periode telah menyaksikan migrasi massal orang Jerman ke Eropa, pada dasarnya mengubah demografi dan politik benua secara permanen.[fq/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version