View Full Version
Ahad, 29 Mar 2020

Kebijakan Turki untuk Lockdown Corona

Berikut rangkuman berita kebijakan pemerintah Turki terkait corona virus.

Di sini tak ada kelangkaan test kit diagnostik untuk pengujian covid19. Turki sendiri punya 3 jenis, baik yang didatangkan dari China maupun yang buat sendiri. Jenis tes itu ada yang keluar hasilnya dalam 15 menit, 1 jam dan 4 jam. Dan pengecekannya pun gratis.

Untuk baju APD (Alat perlindungan Diri) tenaga kesehatan, Turki membuat sendiri dan sudah menghentikan ekspor ke negara lain. Menteri Kesehatannya merekrut 32.000 tenaga kesehatan baru yang sudah pasti diberi tunjangan besar selama penanganan wabah covid-19 ini.

Pekerja harian yang sudah tak kerja lagi akibat lockdown, pemerintah menyiapkan 100M lira untuk mereka sampai pandemi ini berakhir. Erdoğan menjamin tidak akan ada yang kelaparan di negara ini. Uang pensiun dinaikkan minimal 3.8 juta bila dikonversikan dalam rupiah. Di sini selama dia kerja walaupun bukan PNS tetap dapat uang pensiun.

Untuk yang usia 65+ segala keperluannya akan diantar ke rumahnya termasuk gaji pensiunannya.

Semalam (27 Maret 2020) presiden mengadakan konferensi dan ada 7 poin yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Turki per malam ini:

1. Perjalanan antar kota harus mendapatkan izin kantor Gubernur.

2. Sistem kerja yang fleksibel dengan personil minimum di sektor swasta dan di sektor publik.

3. Pengaturan tempat duduk selang seling di kendaraan transportasi umum.

4. Area piknik dan taman ditutup penuh pada akhir pekan, dilarang berkumpul secara kolektif pada hari kerja.

5. Tentara juga akan mengikuti aturan karantina selama 14 hari yang disesuaikan dengan kondisi.

6. Penerbangan internasional sepenuhnya dihentikan.

7. Gubernur akan mengikuti langkah-langkah di semua provinsi (khususnya 30 kota besar) dan langkah-langkah tambahan akan diambil jika perlu.

Kasus positif covid19 sudah 5600-an dengan jumlah kematian 92 orang. Dari jumlah total pengecekan 47000-an. (rf/voa-islam.com)

Sumber: https://www.ntv.com.tr/.../cumhurbaskani-erdogan-yeni...

Dialihbahasakan oleh Altay Maryam


latestnews

View Full Version