View Full Version
Sabtu, 15 Aug 2020

Erdogan: Turki Dapat Menangguhkan Hubungan Diplomatik Dengan UEA Setelah Kesepakatan Normalisasi

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Jum'at (14/8/2020) bahwa Turki dapat menangguhkan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA) setelah kesepakatan penting antara Zionis Israel dan negara Teluk itu.

"Saya memberi perintah kepada menteri luar negeri. Saya mengatakan kami dapat menangguhkan hubungan diplomatik dengan pemerintah Abu Dhabi atau menarik duta besar kami," kata Erdogan kepada wartawan.

Dalam kesepakatan yang diumumkan pada hari Kamis oleh AS, Israel berjanji untuk menangguhkan rencana pencaplokan tanah Palestina dengan imbalan normalisasi hubungan dengan UEA.

Otoritas Palestina pada Kamis mengumumkan penarikan "segera" duta besarnya untuk UEA sebagai protes atas kesepakatan itu.

Erdogan adalah pendukung kuat hak-hak Palestina yang sering mengkritik kebijakan Israel di Tepi Barat.

Awal tahun ini dia mengkritik rencana perdamaian Timur Tengah Washington untuk konflik Israel-Palestina sebagai "pengkhianatan".

"Sejarah tidak akan melupakan mereka yang mengkhianati rakyat Palestina dan menjual perjuangan Palestina," kata juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, di Twitter pada hari Jum'at.

"Turki akan terus mendukung rakyat Palestina."

Kementerian luar negeri Turki sebelumnya menggambarkan kesepakatan UEA-Israel sebagai pengkhianatan munafik atas perjuangan Palestina.

Hubungan antara UEA dan Turki telah tegang untuk waktu yang lama, dan semakin memburuk karena konflik di Libya di mana kedua negara mendukung pihak yang berlawanan. (TNA)


latestnews

View Full Version