

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Personel Taliban tidak akan diizinkan memasuki taman umum dengan membawa senjata, pemerintah sementara Taliban Afghanistan mengumumkan pada hari Rabu (2/2/2022).
Anggota Taliban “wajib mematuhi semua aturan dan peraturan taman hiburan,” kata Zabihullah Mujahid, penjabat wakil menteri informasi di pemerintahan sementara Taliban.
Dia mengatakan personel Taliban “tidak diizinkan memasuki taman hiburan dengan senjata, seragam militer, dan kendaraan.”
Pada sebuah acara di ibu kota Kabul, Mujahid mengatakan pemerintahan sementara Taliban sedang bekerja untuk menghidupkan kembali Komisi Investigasi Pelanggaran Media Afghanistan “untuk mencegah kesalahpahaman” antara media dan pemerintah.
Dia mengatakan Taliban "mendukung kritik yang sehat tetapi media harus menahan diri untuk tidak menyebarkan desas-desus."
“Kami mendukung media karena menyampaikan suara bangsa kepada pejabat pemerintah,” katanya.
Dalam keputusan penting lainnya, Mujahid mengumumkan pada Selasa malam bahwa Taliban telah menunjuk dua wanita sebagai kepala dua rumah sakit di Kabul.
Dr Arian telah ditunjuk sebagai direktur Rumah Sakit Pendidikan Shahra Ara, sementara Malalai Rahim diangkat sebagai direktur Rumah Sakit Bersalin Malalai, kata Mujahid di Twitter. (AA)