View Full Version
Jum'at, 07 Jul 2023

Anggota Hamas Tembak Mati Seorang Tentara Israel Di Tepi Barat

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Seorang pria bersenjata Palestina menembak mati seorang tentara Israel di dekat pemukiman di Tepi Barat yang diduduki pada hari Kamis (6/7/2023), kata militer, dalam serangan yang diklaim oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Shilo Yosef Amir, 22, adalah tentara Israel kedua yang terbunuh dalam seminggu karena kekerasan kembali meningkat dalam konflik Israel-Palestina.

Dia terbunuh dalam "aktivitas rutin" di dekat pemukiman Kedumim, kata tentara dalam sebuah pernyataan.

Penyerang itu kemudian "dilumpuhkan" oleh pasukan Israel, katanya. Pejabat Palestina tidak dapat segera memastikan kondisinya.

Dalam pernyataan sebelumnya, tentara mengatakan penyerang telah melarikan diri setelah penembakan.

Insiden itu dimulai ketika pasukan Israel menghentikan "kendaraan mencurigakan untuk diperiksa," kata pernyataan sebelumnya.

“Selama pemeriksaan, seorang penyerang di dalam kendaraan melepaskan tembakan ke arah mereka. Pasukan menanggapi dengan tembakan langsung dan penyerang melarikan diri,” kata pernyataan itu.

"Militer (tentara) IDF dan personel keamanan sipil mengejar penyerang... dan melumpuhkannya," tambahnya.

Sumber Palestina mengatakan bahwa pasukan Israel kemudian menangkap saudara laki-laki dan ayah penyerang di desa mereka di Tepi Barat.

Pembunuhan tentara Israel itu diklaim oleh Brigade Izzuddine Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, kelompok perlawanan Palestina yang menguasai kantong pesisir Gaza.

"Brigade Al-Qassam mengumumkan tanggung jawab mereka atas operasi heroik yang terjadi di Kedumim," katanya dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu menyebutnya sebagai “tanggapan cepat terhadap agresi pendudukan dan agresinya terhadap orang-orang kami di kamp Jenin.”

Dua belas warga Palestina tewas minggu ini ketika pasukan Israel melakukan operasi besar-besaran di kota Jenin, Tepi Barat, serangan terbesar mereka dalam beberapa tahun.

Serangan itu, di mana seorang tentara Israel juga tewas, menargetkan kamp pengungsi Jenin – pusat berbagai kelompok perlawanan Palestina.

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967 dan membangun banyak permukiman, yang dianggap ilegal menurut hukum internasional, di wilayah yang dianggap warga Palestina sebagai inti dari negara merdeka yang mereka cari.

Tidak termasuk Yerusalem timur yang dianeksasi, Tepi Barat adalah rumah bagi sekitar 490.000 warga Yahudi Israel yang tinggal di permukiman ilegal.

Palestina ingin Israel menarik diri dari semua tanah yang direbut pada tahun 1967 dan membongkar semua pemukiman Yahudi.

Tentara Israel, setelah beberapa serangan mematikan awal tahun lalu di Israel, melancarkan serangan harian di Tepi Barat.

Kekerasan semakin meningkat sejak pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengambil alih akhir tahun lalu. Bentrokan sebagian besar terkonsentrasi di Tepi Barat utara.

Sedikitnya 190 warga Palestina, 27 warga Israel, satu Ukraina dan satu Italia telah tewas tahun ini, menurut penghitungan AFP yang dikumpulkan dari sumber-sumber resmi dari kedua belah pihak.. (AN)


latestnews

View Full Version