View Full Version
Selasa, 31 Mar 2026

Laporan: Loyalis Ramzan Kadyrov Siap Bela Iran Jika AS Lakukan Invasi Darat

GROZNY, CHECHNYA (voa-islam.com) - Unit-unit militer Chechnya telah mengumumkan kesiapan mereka untuk dikerahkan ke Iran guna mendukung angkatan bersenjata Iran jika terjadi invasi darat oleh Amerika Serikat, menurut laporan.

Pasukan tersebut, yang loyal kepada Ramzan Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya di Rusia, mengklaim perang Amerika–Israel yang sedang berlangsung melawan Republik Syi'ah Iran sebagai perang agama.

Mereka menyebut kemungkinan intervensi langsung mereka sebagai jihad untuk membela Iran dari pasukan Amerika dan sekutunya.

Perkembangan ini terjadi ketika perang Amerika–Israel terhadap Iran terus meningkat, dengan laporan bahwa pasukan AS, atas perintah Presiden Donald Trump, mendorong serangan darat setelah kegagalan kampanye udara selama beberapa minggu terakhir.

Perang tersebut diluncurkan pada 28 Februari, di tengah perundingan nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington, dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Syi'ah Iran, Ayatola Ali Kamenei, sejumlah komandan tinggi, dan warga sipil biasa, termasuk lebih dari 170 anak sekolah di Minab, Iran selatan.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran sejauh ini telah melaksanakan 86 gelombang serangan rudal dan drone terhadap fasilitas militer dan strategis Israel serta pangkalan dan aset AS di seluruh kawasan Teluk Persia.

Yang juga penting, kehadiran pasukan Ukraina yang secara terbuka mendukung AS dan Israel dalam perang melawan Iran menjadi hal yang signifikan.

Keterlibatan mereka secara luas dipandang sebagai peringatan bagi Rusia terkait arah perang yang lebih luas, yang berpotensi mengaitkan nasibnya dengan perang berkepanjangan antara Moskow dan Kyiv.

Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB pada hari Senin (30/3/2026), Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengecam pengakuan Ukraina bahwa mereka telah mengirimkan “ratusan ahli” ke kawasan tersebut, dengan menyatakan bahwa Kyiv secara aktif berpartisipasi dalam agresi militer yang dilancarkan oleh AS dan rezim Israel terhadap Republik Iran. (ptv/Ab)


latestnews

View Full Version