

GAZA (voa-islam.com) — Pasukan Israel kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza pada Senin (10/8), melalui tembakan artileri dan tembakan langsung ke sejumlah wilayah di bagian timur dan selatan Gaza.
Menurut sumber lokal yang dikutip Pusat Informasi Palestina (Palestinian Information Center), dua warga Palestina terluka akibat tembakan pasukan Israel di Kamp Halaweh, Jabalia, Gaza utara.
Di wilayah timur laut Kota Gaza, kendaraan militer Israel juga dilaporkan melepaskan tembakan secara intensif ke arah rumah-rumah warga di sekitar Masjid Al-Mahatta, Jalan Yaffa, kawasan Al-Tuffah.
Sementara itu, artileri Israel dilaporkan menembaki Jalan Al-Tina di bagian selatan Khan Younis, Gaza selatan.
Sehari sebelumnya, Minggu malam, dua warga Palestina, termasuk seorang anak, dilaporkan terluka akibat tembakan pasukan Israel di Khan Younis.
Tuduhan Pelanggaran Terus Berlanjut
Pusat Informasi Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel terus melakukan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Laporan tersebut menyebut serangan dilakukan melalui pengeboman udara dan artileri terhadap sejumlah lokasi yang menjadi tempat pengungsian warga. Selain itu, operasi penghancuran bangunan dilaporkan masih berlangsung di dalam wilayah yang dikenal sebagai “garis kuning”.
Menurut sumber yang sama, pembatasan terhadap pergerakan barang dan bantuan kemanusiaan, serta perjalanan keluar-masuk Gaza, juga masih diberlakukan.
Data Kementerian Kesehatan Palestina yang dikutip Pusat Informasi Palestina menyebutkan bahwa sejak dimulainya gencatan senjata pada 10 Oktober tahun lalu, sedikitnya 1.258 warga Palestina tewas dan 4.139 lainnya terluka. Sebanyak 807 jenazah juga dilaporkan telah berhasil dievakuasi dari lokasi-lokasi yang terdampak.
Sementara itu, jumlah korban secara keseluruhan sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023 disebut telah mencapai sekitar 73.386 orang tewas dan 174.250 orang terluka, menurut data Kementerian Kesehatan Palestina.
Angka-angka tersebut menggambarkan besarnya dampak kemanusiaan akibat konflik yang terus berlangsung di Jalur Gaza. [PurWD/voa-islam.com]
** Sumber: Pusat Informasi Palestina (Palestinian Information Center)