View Full Version
Senin, 20 Jan 2014

Dari Solo Melawan Amerika

SURAKARTA (voa Islam) – Alhamdulillah, kemarin ahad (19/01/2014) Seminar Akbar bertema “Hidupkan Sunnah Rasul Sholallohu ‘alaihi wa sallam, Songsong Kebangkitan Islam (2020)” di Auditorium UNS Kentingan, Solo akhirnya berhasil diadakan. Pihak penyelenggara dari DSKS, MUI Solo, DDII Jawa Tengah dan beberapa elemen muslim se-Soloraya tampaknya mengulangi suksesnya seminar terdahulu di Mesjid Nurul Huda Islamic Center, UNS, yang membahas kebathilan aliran sesat, Syiah. Juga seperti suksesnya penyelenggaraan deklarasi Komunitas Pecinta Sunnah di stadion Manahan tempo lalu.

... kaum muslimin harus memimpin bukan dipimpin, mendidik buan dididik, mengatur bukan diatur dan harus mampu memberikan keteladanan bukan malah mengekor ummat yang lain ...

Seperti event-event sebelumnya itu, Seminar Akbar ini juga mampu menyedot ribuan peserta yang datang dari segala penjuru Solo dan sekitarnya. Dengan beralaskan tikar di ruang utama, para peserta ikhwan, tua dan muda dengan penuh antusias mengikuti acara hingga selesai. Sementara balkon atas penuh oleh para Akhwat yang juga semangat.

Seminar diawali dengan taushiyah dari Syekh Hisyam dari Al Azhar Mesir yang didampingi Ust. Syihabuddin AM,al Hafizh. Lalu Ustadz Dr. Mu’inudinillahi Basri, MA selaku Keynote Speaker membuka Seminar dengan prolog yang jelas dan tegas akan kepastian bangkitnya Ummat Islam. Ustadz yang disebut berulang sebagai ‘Guru saya’ oleh ustadz Budi Ashari, Lc. dari Jakarta selaku Pembicara I Seminar ini, dalam makalahnya menulis bahwa kaum muslimin harus memimpin bukan dipimpin, mendidik bukan dididik, mengatur bukan diatur dan harus mampu memberikan keteladanan bukan malah mengekor ummat yang lain.

Menariknya, saat masuk sessi utama Seminar, Ust. Aris Munandar Al Fattah selaku moderator membakar semangat peserta dengan bertanya: “ Siapkah antum untuk melawan Amerika ?” Maka serentak ribuan peserta seminar berteriak: “ Siaaap!” Akankah kelak Solo menjadi Fallujah-nya Indonesia ? Wallohu a’lam. (Abu Fatih/voa Islam)


latestnews

View Full Version