View Full Version
Selasa, 21 Jan 2014

Sebab Kejatuhan dan Kebangkitan Islam Ada Pada Kita Sekarang

SURAKARTA (voa Islam) - Dalam Seminar Akbar di Solo ahad kemarin (19/01/2014), Ustadz Budi Anshari, Lc.secara lugas memaparkan sejarah kejatuhan Baghdad sebagai ibukota Daulah Khilafah Abbasiyah. Bagaimana sebuah kota yang menjadi pusat kekuasaan dan peradaban terbesar serta terkuat pada zaman itu bisa dihancur-leburkan oleh sebuah kaum yang semula tidak dikenal dan bertempat tinggal jauh dari Baghdad. Bagaimana bisa kota-kota atau negara-negara yang harus mereka lewati bisa dengan mudah terdiam saat kaum barbar ini menuju Baghdad.

... bukan kebetulan kalau kita hari ini juga harus berhadapan dengan Syiah. bayangkan jika tokoh-tokoh Syiah mendapatkan posisi-posisi tinggi di negri ini ...

Bangsa Mongol ini meluluh lantakkan kota dan mengalirkan darah kaum muslimin sebanyak 1 juta lebih dalam tempo 40 hari di Baghdad. Sedangkan buku-buku yang ada di perpustakaan Baitul Hikmah dijadikan jembatan agar kuda-kuda pasukan yang bengis ini bisa menyebrangi sungai Tijlah. Mudahnya pasukan Tartar menjatuhkan daulah Islamiyah ini ternyata disebabkan merebaknya dunia hiburan dalam masyarakat muslim hingga kalangan Istana dan pengkhianatan Muayyiduddin Ibnul Qomi, perdana mentri Khilafah Abbasiyah yang merupakan tokoh Syiah, ulas beliau.

Maka bukan kebetulan kalau kita hari ini juga harus berhadapan dengan Syiah. bayangkan jika tokoh-tokoh Syiah mendapatkan posisi-posisi tinggi di negri ini, imbuhnya. Begitupun paham sesat Khawarij yang berkembang juga turut andil memperlemah kaum muslimin.

Sedangkan ketika menjelaskan kejatuhan Granada ketangan kerajaan Kristen. Ust. Budi membongkar konspirasi pengkhianatan penguasa Granada yang muslim bersama 2 mentrinya dan seorang Faqih. Jadi Granada tidak ditaklukan secara militer namun diserahkan secara politik oleh penguasanya yang berkhanat kepada ummat dan agamanya. Granada adalah negara kota kecil terakhir sisa porak-porandanya Andalusia yang bisa bertahan selama 250 tahun.

Wujudnya seorang penguasa yang berkhianat dibantu 2 mentri serta seorang 'ulama yang memberikan legitimasi terhadap konspirasi hina tersebut, menjadikan ummat Islam jatuh ketangan musuh-musuh Alloh.

Namun begitu, betapa buramnya gambaran kaum muslimin saat keterpurukannya hingga realitas kekinian, ust. Budi dengan yakin menyampaikan optimisme sebagaimana tema Seminar: Menghidupkan Sunnah Rasul, Menyongsong Kebangkitan Islam (2020).

"Sebab-sebab kejatuhan Daulah-daulah Islamiyah dulu, semuanya ada pada kita hari ini. Namun sebab-sebab kebangkitan ummat juga mulai tampak terlihat pada hari ini.” Katanya. Yakni perbincangan masyarakat yang marak soal kebangkitan itu sendiri dan menggeloranya semangat ummat untuk kembali kepada Al Qur-anul Kariim. (Abu Fatih/voa Islam)

 


latestnews

View Full Version