View Full Version
Sabtu, 02 May 2015

Lawan Kebodohan, PP Pemuda Muhammadiyah Lakukan Dakwah Sosial

MAKASSAR (Voa-Islam.com)- Pada usia ke-83 tahun, Pemuda Muhammadiyah mengagendakan akan fokus “berperang” melawan terorisme. Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, agenda ini merupakan dan termasuk bagian dari melawan kemiskinan juga kebodohan, sehingga muncul gerakan yang dinamakan ‘terorisme’.

Di usia ke-83 tahun, Pemuda Muhammadiyah akan fokus pada gerakan sosial untuk melawan kebodohan dan kemiskinan, karena terorisme dan ekstrimisme akarnya juga adalah kemiskinan dan kebodohan," kata Dahnil dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah ke-17 Pemuda Muhammadiyah se-Sulsel dan Milad Nasional ke-83 Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Sabtu (02/05/2015) sebagaimana yang dikutip dari media Antara.

Dahnil mengungkapkan bahwa agenda yang dicanangkan ini bersifat dakwah sosial. Dahnil, lanjutnya, berkata jika masyarakat diberikan dakwah, dan menghasilkan simpati serta empati tentunya akan melakukan perubahan sosial di lingkungannya ataupun di daerah lain.

Tidak hanya itu, PP Pemuda Muhammadiyah juga akan melawan segala tindakan yang berbau korupsi yang telah mengantarkan bangsa ini ke pintu kehancuran. Melalui gerakan dakwah sosial ini, Dahnil berharap korupsi akan segera lenyap, mengingat dampaknya yang luar biasa.

"Harga-harga kita mahal karena korupsi, sekolah-sekolah kita ambruk karena korupsi, akibat dana yang tidak sampai. Karena itu dakwah melawan korupsi sangat penting, karenanya kami membangun 20 madrasah anti korupsi di 20 kabupaten/kota di Indonesia," katanya.

Untuk melancarkan cita-cita PP Pemuda Muhammadiyah, Pemda setempat pun ikut tutun tangan untuk mendukungnya. Melalui Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Numang, ia menyampaikan bahwa daerah Sul-Sel siap bersinergi dengan PP Pemuda Muhammadiyah agar program-program yang dicanangkan berjalan sebagaimana mestinya.

"Ada banyak program-program yang disinergikan antara pemprov dan Pemuda Muhammadiyah, kami berharap kerja sama dan sinergi ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang," kata Wagub.

Musyawarah Wilayah ke-17 Pemuda Muhammadiyah se-Sulsel dan Milad Nasional ke-83 Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Bantaeng ini diikuti oleh lebih dari 700 peserta. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. (Fitri Supratiwi/Antara/Robigusta Suryanto)


latestnews

View Full Version