View Full Version
Selasa, 29 Jan 2013

Rusia Akui Kekuatan Al Qaidah Afrika Sangat Besar

ADDIS ABABA, muslimdaily.net - Pejuang Islam di Mali Afrika akan kedatangan lebih banyak musuh.

Kontingen militer negara-negara Afrika akan terus membanjiri daerah Mali Utara, kata utusan khusus Presiden Rusia Mikhail Margelov.

"Hasil utama dari KTT ini adalah keputusan untuk menambah jumlah kontingen militer dalam jumlah besar ke Mali utara," kata Margelov seperti dikutip situs berita Rusia RT.com.

Rusia mengakui bahwa kekuatan Al Qaidah Islamic Maghreb (AQIM) sangat besar. "Semakin jelas bahwa pasukan Al Qaidah di Maghreb Islam (AQIM) ternyata sangat besar, terlatih dengan baik, dan memiliki persenjataan yang tidak diduga sebelumnya."

Federasi Rusia mengirimkan utusan untuk menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Afrika yangf diselenggarakan di Addis Ababa pada 27-28 Januari.

Margelov mengomentari usaha pemerintah Mali dalam melawan gerilyawan Islam yang sedang berjuang mendirikan negara baru berdasarkan syariat Islam.

Sebelumnya pada 11 Januari lalu, Presiden Perancis Francois Hollande telah memerintahkan Angkatan Darat Perancis membantu tentara Mali dalam pertempuran melawan Al Qaidah.

Rusia secara aktif bekerja sama dengan Uni Afrika. Pada akhir 2012 lalu Rusia mengirim dana dua juga dolar kepada Dana Moneter Afrika. Sejumlah 700.000 dolar digelontorkan untuk proses negosiasi di Mali dan 1 juta dolar disisihkan untuk mendukung polisi Afrika di Somalia yang juga sedang menghadapi gerilyawan Islam Al Shabaab.

Keduanya, baik AQIM di Mali dan Al Shabaab di Somalia memiliki hubungan yang erat dengan Al Qaidah yang didirikan almarhum Usamah bin Ladin


latestnews

View Full Version