View Full Version
Jum'at, 20 Sep 2019

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

CANBERRA (voa-islam.com) - Puluhan ribu siswa berada di jalan-jalan Australia pada hari Jumat ini menuntut aksi perubahan iklim, media lokal melaporkan. 

Pawai massa dipicu oleh aktivis muda Swedia Greta Thunberg. 

"Ribuan anak muda Australia yang berjalan keluar dari ruang kelas mereka untuk menuntut tindakan terhadap perubahan iklim telah bergabung dengan ribuan orang dewasa di kota-kota besar dan kecil di seluruh negeri," lapor kantor berita ABC. 

Demonstrasi diadakan menjelang KTT perubahan iklim di PBB akhir pekan ini. 

Para pengunjuk rasa menuntut agar pemerintah federal Australia "tidak memiliki proyek batubara, minyak atau gas baru; 100% pembangkit energi terbarukan dan ekspor pada tahun 2030". 

Mereka juga menuntut agar pemerintah mendanai transisi dan penciptaan lapangan kerja yang adil untuk semua pekerja dan komunitas industri bahan bakar fosil. 

Laporan itu mengatakan bahwa protes terjadi di semua 8 ibu kota dan 104 kota lainnya di seluruh Australia. 

Beberapa anggota parlemen federal Partai Buruh termasuk Ged Kearney, Kate Thwaites, Josh Burns, Andrew Giles, Peta Murphy dan Clare O'Neil bergabung dengan demonstran di Melbourne, Sydney Morning Herald melaporkan. 

Laporan itu menambahkan bahwa para pengunjuk rasa yang mencari aksi perubahan iklim bahkan mencapai resor ski Gunung Hotham yang bersalju untuk protes simbolis.

Greta Thunberg, aktivis iklim remaja Swedia yang berlayar melintasi Samudra Atlantik untuk memprotes tindakan pemerintah yang tidak memadai terhadap perubahan iklim, menggalang ratusan aktivis di Gedung Putih pada 13 September menuntut tindakan AS.

Protes "Fridays for Future" Thunberg, yang dimulai di negara asalnya Swedia telah menjadi fenomena global, berusaha untuk membawa pemerintah dunia menjadi sepenuhnya mematuhi Paris Climate Accord, yang telah diupayakan oleh Trump sejak dia menjabat pada 2017. [anadolu/fq/voa-islam.com]


latestnews

View Full Version