View Full Version
Ahad, 07 Aug 2016

Pokemon Go: Game Penghancur Umat?

Sahabat VOA-Islam...

Remaja di Guatemala, Jerson Lopez de Leon (18) tewas seketika saat terjadi letusan senjata api, sedangkan sepupunya Daniel Moises Picen (17) mengalami luka berat. Itulah kabar yang penulis dapat dari sebuah koran daerah. Yang ternyata penyebab utamanya karena mereka asyik main Pokemon Go. Lagi-lagi Pokemon Go. Sebuah permainan realitas tertambah yang dikembangkan oleh perusahaan bernama Niantic. Mereka berdua keasyikan hingga tak sadar memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Mereka berdua bukan korban Pokemon Go yang pertama. Sudah banyak korban-korban lain yang karena games ini mengalami hal yang menggelikan sampai yang mengerikan. Tak hanya di luar negeri, di dalam negeri pun sama. Bahkan banyak masyarakat yang resah, loh masuk masjid kok cari Pokemon, bukan beribadah. Begitulah kala hidup tak pake Iman!

Sungguh terlalu. Ternyata kebanyakan orang saat ini telah lalai dalam menjalani hidupnya. Bagaimana tidak? Allah SWT telah memerintahkan kita untuk beribadah di dunia ini. Mengisi hari-hari dengan hal yang diridhoi Allah. Mengerjakan aktivitas yang bernilai pahala. Tapi kebanyakan orang saat ini, malah menjalani aktivitas dengan hal-hal yang tidak berguna.

Apa coba yang akan kita dapat dari main permainan? Sudah pasti melalaikan ibadah pula? Walau pun sekedar main permainan diperbolehkan, tapi jika sudah melalaikan dari yang wajib, ini musti ditinggalkan. Karena seorang Muslim sejati pasti menginginkan amalan terbaik! Bukan begitu? Yang wajib belum sempurna kita lakukan nih, yang sunnah juga masih banyak yang belum kita kerjakan. Main Games? Main Pokemon Go? Jangan deh! Selain banyak negatifnya, lagipula tak ada gunanya.

Adanya teknologi yang semakin canggih bukan justru semakin menghancurkan kita sebagai Muslim yang taat. Jika Ulama terdahulu kesulitan membaca karena ruang yang gelap, Alhamdulillah kita saat ini memiliki banyak sumber cahaya. Jika Ilmuwan Muslim terdahulu kesulitan mencari referensi tambahan kita tinggal search saja, ribuan artikel bisa kita temukan bahkan bacaan dalam bentuk e-book banyak kita dapatkan. Jika orang alim terdahulu kesulitan mencari guru kita tinggal cari saja alamat guru tersebut dengan google maps. Kita patut bersyukur atas segala kemudahan yang kita miliki saat ini. Maka jika dengan segala kesulitan, para terdahulu kita dapat menciptakan beribu karya. Sudah sepatutnya kita juga memiliki karya sebagaimana mereka.

Ketika kebanyakan orang menggunakan teknologi untuk bermain games saja, maka sebagai Muslim sejati sudah selayaknya untuk meninggalkan hal yang demikian. Sebagaimana Islam dapat berjaya pada zaman dulu, itu berkat orang-orang yang serius menjalani hidup. Bukan sekedar main-main. Dan kita harus sadar betul, permainan-permainan seperti Pokemon Go adalah salah satu alat musuh Islam untuk kian menghancurkan umat Islam. Katakutan Barat akan bangkitnya Islam itu sangat besar. Sudah semestinya kita pun yakin dengan teknologi yang kita gunakan dengan benar, Barat tetap akan kalah dan Islam menang. Allahu Akbar! [ES]

Erni S. (Pengasuh Santriwati HSG Khoiru Ummah Tanjungsari Sumedang)


latestnews

View Full Version