View Full Version
Selasa, 21 Jan 2020

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Oleh: Nasrudin Joha

Aneh ada orang yang menyatakan jilbab bagi muslimah tidak wajib. Dasar untuk menyatakan muslimah tidak wajib berjilbab juga bukan dari dalil baik Alquran, as-sunnah, ijma' sahabat ataupun qiyas syar'i, tetapi hanya menyandarkan dari pendapat manusia biasa.

Kewajiban menggunakan jilbab bagi muslimah itu sudah menjadi suatu kewajiban yang maklum min ad din bi ad dhoruri. Suatu kewajiban yang sudah mahfum sudah diketahui secara umum bagi seluruh kaum muslimin. Tidak ada perbedaan pandangan dari para ulama maupun imam mazhab mengenai hal ini, semuanya berkesimpulan bahwa kau muslimah, seorang muslimah wajib mengenakan jilbab.

Merubah hukum jilbab dari wajib menjadi sunnah itu sama saja mengajak kaum muslimah untuk berbondong-bondong memasuki neraka jahanam. Kalau tidak mau menggunakan jilbab, kalau ingin memasuki pintu neraka, ya sudah sendirian aja jangan ajak-ajak muslimah yang lain.

Jangan kemudian menebar kampanye mengajak muslimah untuk berbondong-bondong memasuki neraka. Lawong panasnya api dunia saja sudah luar biasa apalagi panas api neraka ?

Saat ini sedang ada fenomena hijrah, fenomena kesadaran, fenomena kembali kepada Islam, fenomena di mana kaum muslimah berbondong-bondong kembali kepada syariat Nya dengan mengenakan hijab, mengenakan jilbab. Jangan halangi mereka untuk kembali kepada Islam, jangan halangi mereka untuk kembali kepada surga yaitu kampung asal kakek moyang mereka dulu tinggal di sana.

Lagipula hari gini masih mau mengumbar fatwa tanpa dalil ya diketawain banyak orang. Wong kaum milenial itu belajarnya mudah saja kok tinggal Googling, nanti pasti mereka akan dibimbing kepada sumber situs-situs yang menjelaskan tentang kewajiban mengenakan jilbab lengkap dengan dalil dalilnya.

Atau mereka mudah mengakses atau menonton ceramah ustadz Abdul Somad, ustadz Adi Hidayat, ustadz Oemar Mita, ustadz Hanan attaki, ustadz Khalid Basalamah, ustadz Felix Siauw, dan semua ustad ini pasti akan mengatakan bahwa mengenakan jilbab bagi kaum muslimah itu wajib hukumnya. Terus siapa yang mau mengikuti fatwa bathil yang berasal dari pemikiran jahil yang menyatakan jilbab tidak wajib bagi muslimah ?

Paling-paling hanya kaum cebong, paling-paling hanya mereka kaum liberal, paling-paling hanya kaum sekuler, ya harusnya ceramahnya hanya kepada mereka saja jangan dijual kepada kaum muslimah yang mereka ini ingin taat kembali kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Mereka ini sedang serius meniti jalan menuju surga.

Karena itu sebagai penutup kepada kaum muslimah, cukuplah Allah sebagai tujuan, cukuplah Alquran dan as-sunnah sebagai rujukan, karena itu istiqomahlah mengenakan jilbab. Ridho-lah dengan ketentuan yang telah diturunkan Allah subhanahu wa Ta'aala kepada kaum muslimmah, insyaa Allah balasan bagi ketaatan itu adalah surga dan ridhoNya.

Ketika sudah membulatkan tekad berazam untuk hijrah Istiqomah lah. Penuhi seruan Allah dan rasulnya dengan menutupi aurat, mengenakan jilbab.

Sungguh surga merindukan kalian wahai muslimah yang taat surga merindukan kalian yang menjaga diri kehormatan menutupi aurat dan mengenakan jilbab. Surga menanti-nanti kedatangan kaum muslimah yang hanya taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala serta mengabaikan celaan orang-orang yang suka mencela. [].


latestnews

View Full Version