

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Pasukan Zionis Israel telah menculik puluhan warga Palestina di tengah meningkatnya ketegangan atas pembunuhan seorang pemuda Palestina beberapa hari lalu.
Pasukan Zionis menyerbu rumah-rumah warga Palestina di beberapa desa di Tepi Barat yang diduduki dan daerah lainnya semalam. Sumber-sumber Palestina mengatakan sepuluh anak-anak termasuk diantara mereka yang ditahan.
Sebagian besar penangkapan dilakukan di desa Kafr Kanna di wilayah pendudukan utara, di mana seorang warga Palestina 22 tahun ditembak mati beberapa hari lalu.
Pasukan Zionis Israel mengklaim mereka yang ditahan telah menyebabkan kekerasan.
Desa-desa di Tepi Barat dan juga wilayah Palestina yang diduduki telah menjadi tempat protes dan bentrokan sejak Sabtu ketika pasukan Zionis Israel menewaskan Kheir Hamdan.
Israel mengklaim orang itu tewas dalam serangan penangkapan, tapi video yang dirilis setelah insiden itu menunjukkan seorang tentara Zionis keluar dari mobilnya dan langsung menembak Hamdan.
Penembakan fatal itu memicu reaksi marah dengan ribuan warga Palestina turun ke jalan, menuntut keadilan bagi korban.
Ketegangan juga telah berjalan tinggi di kompleks Masjid Al-Aqsa di Timur al-Quds (Yerusalem) selama beberapa pekan terakhir.
Warga Palestina sangat marah atas penyerbuan Tel Aviv serta pembatasan baru pada akses warga Palestina ke masjid tersebut, menganggap langkah itu sebagai bagian dari rencana rezim Israel untuk Yahudisasi dan menodai tempat suci tersebut. (st/ptv)