View Full Version
Jum'at, 15 May 2015

Departemen Anti-Terorisme Inggris: 700 Warga Inggris Telah Bergabung dengan Kelompok Jihad di Suriah

ISTANBUL TURKI (voa-islam.com) - Departemen Anti-Terorisme Kepolisian Inggris mengatakan pada hari Kamis (14/5/2015) bahwa lebih dari 700 warga Inggris telah melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok-kelompok jihad.

Departemen itu mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa jumlah ini tidak termasuk orang-orang yang telah melakukan perjalanan untuk tujuan selain bergabung dengan kelompok-kelompok jihad.

"Angka tersebut hanya mencakup mereka yang diduga pergi untuk bertarung dengan kelompok ekstremis."

Lebih dari setengah dari mereka yang diduga bergabung dengan jihadis di Suriah telah kembali ke Inggris. Sebagian besar dari mereka saat ini sedang diadili atas tuduhan terorisme.

Pernyataan tersebut mencerminkan keprihatin oleh pemerintah Inggris tentang apa yang mereka gambarkan sebagai "fenomena berbahaya" dari perjalanan seluruh keluarga, termasuk remaja, untuk bergabung dengan organisasi-organisasi teroris (baca;jihad).

Masuknya jihadis asing ke Suriah telah menimbulkan kekhawatiran di Barat. Sementara itu, pihak berwenang Barat mulai menegakkan prosedur keamanan yang ketat untuk mencegah warganya bepergian ke Suriah serta menuntut mendakwa para tersangka yang kembali atas tuduhan terorisme.

Di sisi lain, puluhan pejuang Barat dari kebangsaan yang berbeda juga telah bergabung dengan jajaran pasukan Kurdi di Suriah dan Irak untuk memerangi Daulah Islam (IS). Namun berbeda halnya dengan orang-orang yang bergabung dengan kelompok jihad kemudian dituntut setelah mereka kembali hingga kini belum terdengar adanya ancaman bahkan penuntutan terhadap orang-orang Barat yang membantu memerangi mujahidin. (an/ara)


latestnews

View Full Version