View Full Version
Selasa, 11 Jul 2017

Berusaha Melawan Setan

Sahabat VOA-Islam...

Iblis dan bala tentaranya selalu menggunakan berbagai macam cara untuk menggelincirkan umat manusia ke dalam api neraka. Ibarat sebuah pasukan perang yang siap menyerang dari segala penjuru arah, dan tak akan pernah berhenti sebelum target yang mereka serang benar benar lumpuh. hal ini tentu telah dikabarkan melalui firman Allah SWT dalam surat Al- ‘arof ayat 16-17

“Iblis berkata, karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka, dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka yang bersyukur”. (QS Al-‘arof 16-17).

Target utama setan adalah melumpuhkan hati, maka hati diumpamakan sebagai benteng yang harus kuat dan kokoh agar setan tidak mudah masuk dan menguasainya.  Dalam hadits Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“…bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al- Bukhori).

Hati yang mudah roboh dipastikan dirinya mudah dikuasai setan. Setan yang sudah menguasai hati sudah dipastikan akan cenderung kepada keburukan. Maka dari itu manusia harus terus memperkokoh bentengnya dengan menjaga pintu-pintu masuknya dan menjaga celah-celahnya.

Pintu masuk setan tentu sangat banyak , dan pintu itu sudah merupakan sifat tabiat manusia. Sebagai seorang hamba, sudah sepatutnya kita mengetahui pintu utama  yang tak pernah menjadi sempit bagi tentara setan. Diantaranya adalah pemarah, susah mengendalikan syahwat, dengki, tamak,berburuk sangka, suka pamer, fanatik terhadap mahab, serta kenyang

Sifat-sifat diatas merupakan contoh pintu masuknya setan, tentu masih banyak lagi dan tidak tidak terhitung jumlahnya. Jika sudah mengetahui pintu- pintu tersebut sudah sepatutnya kita tutup rapat rapat, kita jaga, jangan beri celah walaupun sedikit. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Wahyudi Irawan


latestnews

View Full Version