View Full Version
Ahad, 07 Mar 2010

Melongok Pesan Jihad dalam Blog Al-Qoidah Aceh (1)

JAKARTA (voa-islam.com) –  Dua pekan sudah, Tim Densus 88 Mabes Polri dan Satuan Brimob Polda Aceh memburu orang-orang yang dicurigai sebagai teroris di di hutan Kawasan Bayu, Lamkabeu, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Sampai kini, Tim Densus 88 dan Satuan Brimob Polda Aceh masih terus melakukan perburuan.

Sudah dua orang jadi korban warga sipil salah tembak, yaitu Kamaruddin (37) tewas dan anaknya Suheri (14) yang akan pergi memancing ikan. Kamaruddin tewas setelah diberondong tembakan, sedang sang anak yang masih duduk di kelas 3 SMP menderita luka parah tertembus peluru polisi.

Sampai saat ini, sudah ada 14 orang yang diduga teroris Aceh, ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua. Mereka masing-masing Gani S, Sayailendra, Agus K, Masykur R, Zainal M, Laude A, Sunakim, Hasbudin, Adi M, Deni S, Heru L, Surya A, dan Muchtar. (Okezone, 6/3/2010).

Sementara di pihak aparat, sudah sepuluh orang anggota tim gabungan Satuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dan Brigadir Mobile (Brimob) Polda Aceh, tewas dalam baku tembak, di hutan Kawasan Bayu, Lamkabeu, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar (Kompas, 5 Maret 2010).

...tiba-tiba muncul statemen jihad dari Abu Saif Al-Acehi yang mengatasnamakan Divisi Media Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah...

Di tengah teka-teki siapa kelompok yang diburu polisi di Aceh tersebut, tiba-tiba muncul statemen di internet yang mengatasnamakan 'Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah. Seorang blogger menamakan diri Abu Saif Al-Acehi, mengatasnamakan Divisi Media Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah, merilis pesan kepada dunia Islam.

Dalam website yang berlamat http://alufuq.wordpress.com, dicantumkan header 'Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah.' Berbagai pesan tentang kegiatan dan pernyataan jihad di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dirilis secara terbuka dalam website gratisan ini.



Redaksi voa-islam.com mengunjungi situs ini tadi pagi (6/3/2010) jam 09.30 WIB hanya menemukan dua buah posting saja. Dalam pesan pertama yang diposting tanggal 2 Maret 2010, terpampang judul “Statement Kami,” dengan isi pesan sbb:

“Bismillahirohmanirrohim

Kami Tandzim Al-Qoidah Indonesia Wilayah Serambi Makkah dengan ini memberikan penjelasan kepada umat Islam yang tercinta bahwa sampai hari ke-10 pengejaran Thogut terhadap kami, kami dapat bertahan melanjutkan jihad meskipun sebagian saudara kami ada yang tertawan dan syahid. Dan dengan ini kami tegaskan kepada umat Islam bahwa kami berpegang pada janji kami untuk berjihad melawan Zionis Yahudi, salibis dan Murtaddin sampai Allah tetapkan kemenangan bagi kami atau syahid di jalan Allah biidznillah.

Adapun kepada umat kami yang tercinta kami ingatkan bahwa jihad hari ini hukumnya Fardhu ’ain, penundaan terhadap jihad menyebabkan maslahat ketika itu hilang. oleh karena itu membantu, mendukung, mendoakan, Infak fii sabilillah dan datang ke medan Jihad adalah keharusan yang tidak ada udzur ketika jihad fardhu’ain.

Jangan Lupakan Mujahidin dalam doa-doa kalian.”

Divisi Media Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah

Abu Saif Al-Acehi

Sedangkan dalam pesan kedua (terakhir) yang diposting hari Jum’at (5/3/2010), Abu Saif Al-Acehi yang mengatasnamakan Ketua Divisi Media Tandzim Al-Qoidah Indonesia Serambi Makkah itu kembali merilis pesan “Wahai Umat Islam bangkitlah berjihad!!” yang berisi link download video dengan alamat: http://www.megaupload.com/?d=JLGROCG5.  Di akhir postingnya, penulis blog menyampaikan pesan kepada umat Islam: “Doakan untuk kebaikan saudara-saudara Antum para mujahidin.”

Dalam video berdurasi 1 jam 15 menit ini, mereka menyampaikan pesan jihad kepada seluruh umat Islam. Dalam prolognya, ditayangkan fatwa-fatwa dari Syaikh Abdullah Azzam dan Usamah bin Ladin. Lalu diikuti dengan clip film dokumenter pembantaian umat yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam di berbagai daerah di tanah air.

Setelah menyatakan tekad berjihad, mereka meminta agar jihad yang dilakukannya dapat diikuti oleh yang lain. Mereka juga berharap doa dan dukungan dari umat Islam. (Lebih jauh tentang isi video tersebut, insya Allah kami beritakan pada edisi berikutnya)

Polri: Teroris Aceh Tak Terkait Al Qaidah

Menanggapi kontroversi Al-Qoidah Tandzim Indonesia Wilayah Serambi Makkah tersebut, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia memastikan tidak ada jaringan lain yang terkait dengan teroris Aceh yang beberapa waktu lalu ditangkap.

"Sejauh ini tidak ada keterlibatan dengan pihak lain," uja Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Sabtu 6 Maret 2010.

Meski demikian Polri tetap menyelidiki lebih dalam mengenai kelompok teroris Aceh ini. Sejumlah tersangka yang lolos juga masih dalam pengejaran.

Polri juga sedang mendalami blog bernama www.alufuq.wordpress.com.

"Keterlibatan atau merupakan jaringan dengan kelompok di Aceh masih kita cek. Siapa yang buat blog itu, apakah serius atau sekedar iseng," ujarnya lagi.

Sayangnya, redaksi voa-islam.com tidak bisa mengklarifikasi lebih jauh soal keberadaan situs yang mengatasnamakan Al-Qoidah Tandzim Indonesia Wilayah Serambi Makkah tersebut, karena sejak jam 13.00 WIB, situs tersebut telah diblokir dengan penjelasan: This blog has been archived or suspended for a violation of our Terms of Service. [taz/detik, kompas, surya]

Bersambung

Berita terkait:

Salah Bidik Teroris Aceh: Warga Akan Mancing Ikan Tewas Ditembaki Polisi


latestnews

View Full Version