View Full Version
Sabtu, 08 Aug 2009

Noordin Masih Dikepung Densus88

Sudah lebih dari 12 jam pengepungan yang dilakukan tim densus88 di rumah yang diduga dihuni Noordin M Top dan beberapa kawannya. Namun hingga pagi ini masih tidak ada tanda-tanda perlawanan sengit maupun menyerah dari orang-orang yang berada di rumah tersebut.

Ba'da Subuh tadi, polisi menggunakan robot meledakkan pintu masuk ke rumah tersebut. Akibat ledakan tersebut pintu depan rumah hancur dan bagian depan rumah terlihat berantakan.

Area sekeliling rumah yang terletak di Kedu, Temanggung, Jawa Tengah tersebut sudah dikelilingi dengan ketat tim densus88. Tak terkeculai bagian belakang rumah yang merupakan sebuah bukit kecil. Terlihat tim sniper(penembak jitu) dari tim densus88 dalam posisi siaga di berbagai penjuru tempat. Tim densus88 saat ini masih belum mendekat ke rumah yang diduga berisi Noordin M Top, namun sesekali tim densus88 melepaskan tembakan ke arah rumah tersebut.

Pagi ini sekitar pukul 07:30 WIB, tim densus kembali meledakkan bagian depan rumah, terlihat bagian depan rumah semakin hancur dan bangunan terlihat menganga. Densus88 meledakkan bagian depan rumah untuk memudahkan akses masuk. Pagi ini tim densus88 mulai merapat ke seluruh bagian rumah dan sesekali terdengar tembakan dari arah polisi, tidak ada perlawanan signifikan sama sekali dari dalam rumah.

Penggerebekan Bekasi

Sementara itu di Bekasi, pukul 00:00 WIB Sabtu dinihari tim densus juga melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah yang beralamat di Puri Nusapala Blok D, Rt 4 Rw 12 Jatiluhur Bekasi.

Rumah tersebut diduga sebagai tempat persembunyian jaringan Noordin M Top, dalam penggerebekan di Bekasi tersebut dua penghuni rumah yang melakukan perlawanan ditembak mati. Kedua orang tersebut diidentifikasi bernama Air Setiawan dan Eko Peyang, keduanya ditembak mati karena kabarnya akan melakukan perlawanan terhadap tim densus88 dengan melemparkan bom tangan.

Jenazah kedua pria tersebut saat ini dibawa ke Rumah Sakit Polri Dr Sukanto, Kramat Jati Jakarta Timur.

Kapolri Hendarno Danuri dalam statementnya di depan wartawan pagi ini menyatakan kedua pria yang ditembak mati tersebut merupakan mantan narapidana kasus bom kedubes Australia. Area sekitar rumah tersebut saat ini dijaga ketat polisi, wartawan maupun warga yang mendekat langsung diusir oleh polisi.

Kabarnya penggerebakan jaringan Noordin M Top ini dilaksanakan serempak di tiga kota, Temanggung, Solo dan Bekasi.


[voa-islam]


latestnews

View Full Version