View Full Version
Rabu, 20 Jul 2011

Islam Medical Service Gelar Khinatan Massal

Jakarta (voa-islam) – Belum lama ini, Sabtu (16/7) Islamic Medical Service (IMS) menggelar Khitanan Massal di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Cipinan Besar Utara, Jakarta-Timur. Ada sekitar 35 anak yang dikhitan. Mereka  berasal dari kalangan Dhuafa, Tuna Grahita, dan Yatim Piatu. IMS adalah sebuah lembaga pelayanan kesehatan profesional non profit yang berada di bawah Pimpinan Pusat Hidayatullah.

”Mereka yang dikhitan bukan hanya dari kelurahan Cipinan Besar Utara. Ada diantara mereka yang datang dari Tanjung Priok. Insya Allah, program khitan massal yang menggunakan metode smart klamp dan laser ini tidak dipungut biaya alias gratis ini akan diadakan setiap tahunnya,” kata Adnan, Humas IMS kepada Voa-Islam.

Khitanan Massal ini merupakan kegiatan untuk ketiga kalinya. Sebelumnya ditempatkan di bilangan Kemayoran (Jakarta Pusat) dan Jl. Hayam Wuruk (Jakarta Barat). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama IMS dengan Jasamarga, ZIS Indosat,, YBMBRI, YPI Al-Azhar, dan Majelis Taklim Telkomsel.

Dalam sambutannya, Direktur IMS drg. Fathur Adhim mengatakan, IMS memiliki beberapa program unggulan, diantaranya: Gerakan Peduli Sehat (GPS) melalui Jumat Sehat, Berobat dan Bersalin Gratis (BBG), dan Aksi Peduli Bencana Nasional (APBN).

”Untuk program BBG, kami menargetkan 500 Kepala Keluarga (KK). Program ini dikhususkan bagi keluarga yang tidak mampu. Untuk sementara ini difokuskan di Kelurahan Cipinan Besar Utara, mengingat daerah ini termasuk kawasan kumuh dan boleh dibilan merupakan kantong kemiskinan. Ke depan kami akan menargetkan sekitar 2.000 KK,” ujar drg. Fathur Adim.

Selain di Jakarta, klinik IMS juga berdiri di Kota Makasar dan Solo. Insya Allah, ke depan, IMS akan mendirikan Rumah Sakit Nurul Qalbi (NQ) di kawasan Cikarang Selatan dengan luas tanah 1,5 hektar. Pembangunan rumah sakit ini membutuhka dana sebesar Rp. 150 milyar.

”Rencananya, tahun 2012 akan dilakukan peletakan batu pertama. Rumah sakit ini memang dikhususkan bagi kaum dhuafa. Kami mohon dukungan, baik materil maupun moril agar pembangunan rumah sakit ini segera direalisasikan,” kata Ustadz Fathur Adhim. (Desastian)


latestnews

View Full Version