View Full Version
Sabtu, 15 Dec 2012

Sukabumi Jadi Daerah Pertama Gelar Olimpiade Al Qur'an

SUKABUMI(VoA-Islam) -- Sukabumi menjadi daerah pertama di Jawa Barat (Jabar) yang menggelar olimpiade Alquran. Uniknya, olimpiade Alquran digelar bukan oleh lembaga madrasah atau yang bercorak keagamaan. Kegiatan tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi. Para pesertanya pun tidak hanya dari Madrasah Aliyah (MA), melainkan berasal dari sekolah umum.

Acara dibuka dengan pawai kafilah perwakilan sekolah di jalan utama Palabuhanratu. Olimpiade Alqur’an digelar untuk memacu siswa agar lebih mendalami Alquran secara mendalam. Peserta olimpiade mencapai sekitar 800 orang yang berasal dari perwakilan pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Sukabumi. Setiap sekolah diwajibkan mendaftarkan siswanya untuk mengikuti lima cabang olimpiade yang dilombakan. Para pemenang lomba olimpiade akan mendapat sejumlah hadiah menarik antara lain sepeda motor, laptop, dan telepon seluler.

Saat membuka olimpiade Alquran di Hotel Cleopatra, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (14/12), Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher), memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan olimpiade Alquran yang digelar di Kabupaten Sukabumi. Ke depan, ajang tersebut akan dibawa ke tingkat provinsi Jabar. Ajang tersebut sudah dua kali digelar selama dua tahun berturut-turut.

Hal ini menunjukkan para siswa sekolah umum baik SMA maupun SMK diharapkan mempunyai pemahaman keagamaan yang sama baiknya dengan yang belajar di MA. Ditambahkan Heryawan, pelaksanaan olimpiade Alquran ini merupakan kebiasaan baru yang positif. Pasalnya, masyarakat sebelumnya hanya mengenal ajang olimpiade sains baik mata pelajaran Fisika, Matematika, maupun pengetahuan umum lainnya.

Menurut Heryawan, penyelenggaraan olimpiade Alquran memberikan dampak positif bagi para pelajar. Terutama, dalam membiasakan untuk membaca Alquran dan memahami kandungan yang terdapat di dalamnya. Sehingga, para pelajar ini mempunyai akhlak mulia sesuai dengan tuntunan Alquran.

‘’Jika rajin baca Alquran, maka akhlaknya baik dan berprestasi di sekolah,’’ cetus dia. Kondisi ini kata Heryawan menunjukkan tidak ada pertentangan antara menguasai agama dengan benar dan berprestasi di sekolah. Intinya, kedua hal tersebut bisa diperoleh secara bersamaan.

Lebih lanjut Heryawan mengungkapkan, ajang olimpiade Alquran ini rencananya akan dibawa ke tingkat Provinsi Jabar. Namun, pelaksanaanya harus disosialisasikan kepada semua Kabupaten/Kota yang ada di Jabar. Desastian/dbs


latestnews

View Full Version