View Full Version
Sabtu, 12 Dec 2020

UAS: Dulu Zaman Nenek Kita, yang Hilang Itu Jarum, Sekarang Bisa Pula Harun Masiku Hilang

 

Habib Rizieq dicari-cari kesalahannya sampai tidak ada lagi kesalahan yang bisa menjeratnya akhirnya dicarikan pasal keramaian. Kenapa itu Harun Masiku enggak dikejar-kejar,” tandas UAS.

JAKARTA (voa-islam.com)—Ustaz Abdul Somad (UAS) mengkritisi penetapan Habib Rizieq Syihab sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Seperti diketahui, Habib Rizieq ditetapkan tersangka pada kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Menurut UAS, banyak pihak yang melakukan kerumunan tetapi tidak diadili. UAS merasa heran mengapa aparat penegak hukum selalu mencari-cari kesalahan Habib Rizieq. Padahal, HRS bukan teroris, bukan gembong narkoba, bahkan koruptor.

Habib Rizieq hanya mengkritisi kebijakan pemerintah. Apalagi sejak kepulangannya dari Arab Saudi pada 10 November, Habib Rizieq semakin menunjukkan sikap perlawanan terhadap pemerintah.

“Wahai kau yang punya kekuasaan. Mengapa tidak kau pakai kekuasaan mu untuk mengejar Harun Masiku,” tegas UAS pada video Youtube, Jumat (11/12).

Kata UAS, dulu zaman nenek-nenek kita, yang hilang itu jarum. Sekarang bisa pula Harun Masiku hilang.

“Habib Rizieq dicari-cari kesalahannya sampai tidak ada lagi kesalahan yang bisa menjeratnya akhirnya dicarikan pasal keramaian. Kenapa itu Harun Masiku enggak dikejar-kejar,” tandas UAS.

Hal ini, jelas UAS, mengusik kenyamanan masyarakat yang melihat ketidakadilan tampak nyata. Yang seharusnya dikejar dan diadili malah dibiarkan. Sebaliknya ulama yang mengkritisi kebijakan pemerintah, dicari-cari kesalahannya.* [Syaf/voa-islam.com]

 


latestnews

View Full Version