View Full Version
Ahad, 28 Jun 2026

Biografi KH Muhammad Dahlan Diluncurkan, Kisah Ulama yang Membangun Generasi

Bekasi (Voa-Islam.com)--Warisan perjuangan almarhum KH Muhammad Dahlan (1944–21 September 2025) dalam membangun pendidikan Islam, memperkuat akidah, dan menyiapkan generasi pemimpin umat diabadikan dalam buku biografi "Abah Dahlan: Urat Nadi Perlawanan, Menjaga Nalar Arus Bawah" yang diluncurkan di Pesantren Terpadu Daarul Fikri, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Ahad (28/6/2026).

Peluncuran buku dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ahmad Syaikhu, Abdullah Hehamahua, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustafa. Para pembicara menilai perjuangan KH Muhammad Dahlan tidak berhenti pada dakwah, tetapi melahirkan warisan berupa lembaga pendidikan dan kader-kader yang diharapkan meneruskan estafet kepemimpinan umat.

Putra almarhum, KH Ahmad Husein Dahlan, mengatakan penulisan biografi tersebut merupakan bentuk bakti keluarga untuk mengabadikan jejak perjuangan sang ayah dalam membina umat dan mengembangkan pendidikan Islam.

Menurutnya, kata "Perlawanan" dipilih karena mencerminkan keteguhan KH Muhammad Dahlan dalam meluruskan akidah masyarakat dari praktik-praktik kemusyrikan sekaligus membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan jalan perubahan.

"Beliau ingin menyampaikan bahwa yang menghidupkan dan mematikan manusia hanyalah Allah SWT. Manusia tidak boleh bergantung kepada selain-Nya," ujar Ahmad Husein.

Ia menuturkan, KH Muhammad Dahlan rela meninggalkan pendidikan formal demi merawat ibundanya. Namun, keputusan itu justru mengantarkannya menjadi pelopor pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Anwar, kemudian Al-I'marah, hingga Pesantren Terpadu Daarul Fikri.

Mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua menilai sosok KH Muhammad Dahlan membuktikan bahwa kecerdasan tidak ditentukan oleh gelar akademik, melainkan oleh kedekatan kepada Allah SWT, tradisi berpikir, dan komitmen membangun peradaban melalui pendidikan.

Sementara itu, Ahmad Syaikhu menyebut kekuatan terbesar KH Muhammad Dahlan adalah visinya menyiapkan pemimpin masa depan melalui lembaga pendidikan. Menurutnya, pemimpin besar bukan hanya memiliki banyak pengikut, tetapi mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang melanjutkan perjuangan.

Karena itu, ia berharap buku biografi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneruskan perjuangan dakwah, pendidikan, dan kaderisasi sebagaimana diwariskan KH Muhammad Dahlan.*


latestnews

View Full Version